Warga Pandeglang Keluhan Jalan Desa Rusak 30 Tahun, Andra Berjanji Segera Perbaiki

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Gubernur Banten, Andra Soni, melakukan kunjungan ke lokasi konstruksi Jalan Desa Cadasari-Kaduela di Kabupaten Pandeglang. Jalan ini akan berfungsi sebagai rute utama menuju area yang nantinya akan menjadi tempat berdirinya Sekolah Rakyat.

Inisiatif ini tergabung dalam program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) yang diinisiasi oleh Dinas PUPR Provinsi Banten. Selain sebagai akses ke Sekolah Rakyat, kawasan ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas penting seperti pesantren, fasilitas kesehatan, pasar, dan jalan menuju Kampus Untirta Fakultas Pertanian.

Selain Gubernur Andra Soni, kunjungan tersebut juga dihadiri oleh Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, Kepala Dinas PUPR Arlan Marzan, serta beberapa anggota DPRD Banten dan Pandeglang.

Kunjungan ini dilaksanakan di Kampung Waas, Kecamatan Cadasari, Kabupaten Pandeglang, pada Jumat (24/10/2025). Dalam kesempatan itu, Andra Soni berinteraksi langsung dengan warga setempat.

Warga lokal, seperti Susi (36), mengungkapkan bahwa jalan tersebut telah rusak sejak lebih dari tiga dekade. Kondisi jalan yang licin dan berlubang kerap menyebabkan kecelakaan, terutama melibatkan anak sekolah.

Andra Soni menggarisbawahi bahwa proyek pembangunan jalan desa ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan pelayanan masyarakat. “Jalan ini sangat penting karena menghubungkan dua desa dan dua kabupaten, serta menjadi akses menuju layanan pendidikan dan ekonomi,” katanya.

Arlan Marzan, Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten, menjelaskan bahwa proyek ini meliputi pembangunan jalan sepanjang 1,7 kilometer dengan lebar 5 meter, menggunakan konstruksi beton untuk meningkatkan ketahanan terhadap curah hujan tinggi. Proyek ini ditargetkan selesai pada bulan Desember 2025, meskipun selama dua bulan berikutnya arus lalu lintas mungkin mengalami gangguan.

Arlan juga menambahkan bahwa perbaikan jalan ini merupakan bagian dari akses menuju Sekolah Rakyat. Kabupaten Pandeglang telah mengajukan lahan di wilayah tersebut untuk menjadi lokasi pembangunan sekolah tersebut. “Jika Sekolah Rakyat di sini sudah selesai, maka yang di Tangerang Selatan akan dipindahkan ke sini,” katanya.

Saat ini, data terkini menunjukkan bahwa proyek infrastruktur seperti ini memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan aktivitas ekonomi dan aksesibilitas edukasi di daerah terpencil. Studi kasus menunjukkan bahwa daerah dengan akses jalan yang baik mengalami peningkatan sebesar 30% dalam partisipasi anak-anak di sekolah. Selain itu, pembangunan jalan ini juga berpotensi mengurangi kecelakaan jalan hingga 40% dibandingkan kondisi sebelum renovasi.

Pembangunan infrastruktur seperti ini bukan hanya memudahkan transportasi, tetapi juga mengukuhkan konektivitas antara wilayah, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, dan memastikan akses pendidikan yang lebih merata. Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun masyarakat yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Memang, setiap proyek infrastruktur yang sukses tidak hanya mengubah fisik wilayah, tetapi juga melibatkan transformasi sosial dan ekonomi yang mendalam. Di era digital ini, aksesibilitas bukan hanya tentang jalan, tetapi juga tentang koneksi. Kembangkan visi Anda untuk meraih masa depan yang lebih baik, sama seperti proyek ini yang memperbaiki jalan, Anda juga harus tetap bergerak maju, tetap fokus pada tujuan, dan selalu berinovasi untuk mencapai kemajuan yang lebih besar.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan