Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa nilai pengganti kerugian negara dalam kasus korupsi fasilitas ekspor CPO dan produk turunannya mencapai Rp 13 triliun. Uang tersebut dapat digunakan untuk mengembangkan infrastruktur pendidikan dan pembangunan kampung nelayan. Rencananya, dana tersebut akan digunakan untuk renovasi lebih dari 8.000 sekolah di seluruh Indonesia.
Pada kesempatan sama, Prabowo juga menyatakan bahwa uang sebesar Rp 13 triliun ini bisanya bisa digunakan untuk membangun 600 kampung nelayan. Setiap kampung nelayan memerlukan anggaran sekitar Rp 22 miliar, dan setiap kampung dapat menampung sekitar 5.000 penduduk. Dengan demikian, proyek ini diperkirakan akan memberikan manfaat bagi 5 juta orang Indonesia.
Kasus korupsi yang menjadi perhatian ini berkaitan dengan persetujuan ekspor CPO periode 2021-2022. Kejagung telah menyita uang senilai Rp 13 triliun setelah menerima pengembalian kerugian keuangan negara dari korporasi Wilmar Group. Penyitaan tersebut dilakukan setelah pengembalian dari lima anak usaha Wilmar, yakni PT Multimas Nabati Asahan, PT Multi Nabati Sulawesi, PT Sinar Alam Permai, PT Wilmar Bioenergi Indonesia, dan PT Wilmar Nabati Indonesia.
Pemerintah harus terus berkomitmen untuk mengoptimalkan dana negara yang telah disita dari kasus korupsi. Dengan pengalokasian dana ini, dapat diharapkan pengembangan infrastruktur pendidikan dan pemukiman nelayan akan lebih terwujud. Inovasi dalam pengelolaan dana publik harus menjadi prioritas agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.