Kajian Benteng Victoria: Bima Arya Soroti Kaya Warisan Budaya Kota Ambon

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, secara resmi meluncurkan Festival Benteng Victoria 2025. Acara ini menjadi momen berkesan untuk menguatkan identitas budaya dan mendorong pertumbuhan pariwisata di Maluku, khususnya Kota Ambon.

Selama sambutannya, Bima menyampaikan apreciasinya terhadap upaya Pemerintah Daerah dan Kementerian Kebudayaan untuk merevitalisasi Benteng Victoria melalui upaya pemugaran. Dia menjelaskan bahwa pembangunan kembali benteng bersejarah ini tidak hanya sekadar proyek fisik, melainkan langkah strategis untuk mempertahankan ingatan tentang peradaban dan warisan sejarah Maluku.

Bima menegaskan bahwa Kota Ambon dan Provinsi Maluku memiliki kekayaan sejarah yang panjang serta kebudayaan yang kaya. Menurutnya, daerah ini menyimpan banyak cerita inspiratif, warisan budaya, dan nilai-nilai luhur, tidak hanya dari keindahan alamnya, tetapi juga dari kekayaan budaya dan kuliner yang beragam.

“Setiap kota memiliki identitas, tetapi tidak semua kota memiliki karakter,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (18/10/2025). Pernyataan itu disampaikannya dalam acara yang digelar Jumat (17/10/2025) di Lapangan Merdeka Ambon, Maluku.

Selanjutnya, ia menyatakan bahwa Maluku dan Ambon bukan hanya sekedar nama, tetapi melambangkan karakter dan budaya yang istimewa. “Tidak ada bangsa, kota, atau wilayah yang maju tanpa peradaban dan kebudayaan yang kokoh. Kebudayaan adalah elemen yang mempersatukan warga,” katanya.

Bima menjelaskan bahwa Benteng Victoria memiliki nilai strategis sebagai simbol peradaban dan titik temu sejarah. Oleh karena itu, pemerintah pusat, Pemprov Maluku, Pemkot Ambon, dan lembaga terkait perlu merumuskan strategi pemanfaatan hasil revitalisasi agar dapat diakses oleh masyarakat secara bertahap.

Ia juga mengucapkan apresiasi atas pelaksanaan festival ini dan berharap kegiatan serupa dapat berkembang menjadi agenda budaya berskala nasional dan internasional. “Semoga tahun depan acara ini lebih meriah, dan tahun-tahun berikutnya dapat menarik wisatawan dari berbagai daerah, sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat Maluku dan Ambon,” ujarnya.

Acara pembukaan dihadiri Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Wakil Gubernur Abdullah Vanath, Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena, Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XX Maluku Dody Wiranto, serta berbagai pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku dan Kota Ambon.

Maluku memang mempunyai potensi pariwisata yang besar, dan dengan revitalisasi Benteng Victoria, kawasan ini dapat menjadi salah satu destinas Wisata sejarah dan budaya di Indonesia. Kegiatan seperti festival ini juga dapat mempromosikan destinasi wisata baru, sehingga lebih banyak wisatawan yang tertarik berkunjung ke daerah ini. Dengan demikian, Maluku dan Ambon tidak hanya menjadi tujuan wisata, tetapi juga tempat yang memiliki makna sejarah dan budaya yang kuat.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan