Pemerintah Rusia menyatakan niatnya untuk segera mempersiapkan pertemuan puncak antara Presiden Rusia, Vladimir Putin, dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Langkah ini diambil setelah kedua pemimpin tersebut melakukan percakapan telepon yang dinilai sangat jujur dan penuh kepercayaan. Ini terjadi saat upaya diplomasi untuk mencari solusi damai dalam konflik Ukraina sedang berlangsung, meskipun pertemuan sebelumnya di Alaska pada 15 Agustus 2025 belum menghasilkan kemajuan yang nyata.
Selain berita tersebut, beberapa peristiwa internasional lainnya juga menarik perhatian pembaca hari ini, Jumat, 17 Oktober 2025:
Presiden AS Donald Trump mengancam akan “menghapus” Hamas jika kelompok tersebut terus melakukan serangan terhadap warga sipil di Jalur Gaza. Trump menyatakan bahwa jika Hamas melanjutkan tindakan-tindakan yang melanggar kesepakatan gencatan senjata, tidak ada pilihan selain mengambil tindakan keras.
Pemerintah Peru mengumumkan keadaan darurat di ibu kotanya, Lima, sebagai tanggapan terhadap demonstrasi massal yang berujung kerusuhan. Unjuk rasa yang dimulai damai berubah menjadi bentrokan setelah sebagian demonstran mencoba mengobrak-abrik pagar di sekeliling Gedung Kongres, menewaskan satu orang dan melukai banyak lainnya.
Iran mengutuk serangan Israel di selatan Lebanon yang menargetkan Hizbullah, menyebutnya pelanggaran kedaulatan Lebanon. Militer Israel menyatakan serangan tersebut menewaskan satu orang dan melukai tujuh lainnya, mengenai target Hizbullah dan sekutunya.
Dua jenderal tinggi China dipecat dari Partai Komunis dan militer akibat pelanggaran disiplin dan hukum. Pemecatan tersebut terjadi sebagai bagian dari kampanye antikorupsi yang mengincar pimpinan militer sejak 2023, menandai penurunan jenderal senior tertinggi dalam upaya pembersihan korupsi.
Kembali ke berita awal, Kremlin menegaskan bahwa perwakilan dari kedua negara akan segera mempersiapkan pertemuan puncak Putin-Trump, dengan Budapest sebagai salah satu opsi lokasi. Ini dilakukan saat upaya diplomasi untuk mengakhiri perang di Ukraina masih dalam proses, meskipun langkah sebelumnya tidak memberikan hasil yang memuaskan.
Kedua negara memang telah menandatangani kesepakatan untuk mempercepat pertemuan puncak, seperti yang dikonfirmasi oleh Yuri Ushakov, ajudan utama Putin, dalam konferensi pers. Ini menunjukkan potensi untuk memperkuat hubungan bilateral dan mencari solusi bagi situasi yang masih tidak stabil di Ukraina.
Meskipun peristiwa-peristiwa ini mencakup berbagai isu geopolitik, penting untuk terus memantau perkembangan selanjutnya, khususnya dalam konteks perundingan damai dan stabilitas regional. Setiap langkah diplomasi dan militer dapat memiliki dampak jangka panjang pada kestabilan global.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.