WNA Bisa Jadi Pimpinan BUMN, Tapi Masih Bisa Ditindak Jika Melanggar

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Kejaksaan Agung menyatakan bahwa mereka tetap dapat melakukan tindak lanjut jika terjadi pelanggaran hukum, termasuk korupsi, meskipun pelakunya adalah warga negara asing (WNA) yang memimpin badan usaha milik negara (BUMN). Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, menjelaskan bahwa hukum Indonesia berlaku untuk semua orang yang melakukan kegiatan di dalam negeri, termasuk WNA.

“Kita mengikuti hukum positif. Jika tindakan tersebut dilakukan dalam wilayah hukum Indonesia, maka hukum Indonesia berlaku,” kata Anang kepada wartawan di kantor Kejagung, Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2025). Dia tambahkan, “Siapa pun boleh dikenakan hukum, terutama jika tindakan tersebut menghasilkan kerugian negara.”

Anang juga memberikan contoh kasus korupsi yang melibatkan WNA, seperti kasus pengadaan satelit Navayo atau user terminal satelit slot orbit 123 BT (bujur timur) Kemhan pada 2016. Dalam kasus tersebut, WNA telah ditetapkan sebagai tersangka dan akan diadili dalam sidang wacana in absentia.

Anang menggarisbawahi bahwa regulasi baru ini tidak berarti WNA akan bebas dari tanggung jawab hukum. Penegakan hukum akan tetap dilakukan dengan profesional dan hati-hati, terutama jika melibatkan kerugian negara.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) untuk menerapkan standar bisnis internasional. Prabowo memintanya untuk membuka kesempatan bagi talenta terbaik internasional untuk memimpin BUMN. “Saya meminta manajemen Danantara untuk mencari otak-otak terbaik dan talenta terbaik,” katanya dalam Forbes Global CEO Conference 2025, Rabu (15/10).

Prabowo juga menegaskan bahwa ia telah mengubah regulasi agar WNA dapat memimpin BUMN. “Saya sudah mengubah peraturan tersebut. Sekarang WNA bisa memimpin BUMN kita,” katanya dengan semangat.

Dalam dunia bisnis modern, diversifikasi manajemen menjadi kunci sukses. BUMN dengan kepemimpinan internasional dapat membawa pengalaman dan inovasi baru. Namun, penting juga untuk memastikan bahwa semua partisipan mematuhi hukum dan etika bisnis agar perkembangan terus berlangsung dengan sehat.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan