Kemensos Segera Menindaklanjuti Usulan Gelar Pahlawan Nasional untuk Marsinah

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) telah memberikan tanggapan terhadap usulan agar Marsinah, seorang figur buruh dan aktivis perempuan dari Nganjuk, Jawa Timur, dianugerahi gelar Pahlawan Nasional. Informasi ini disampaikan oleh Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono. Ia menjelaskan bahwa semua dokumentasi yang diperlukan akan segera dikirimkan ke Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD). Setelah itu, laporan akan diserahkan kepada Menteri Sosial, dan tahap akhir adalah penyerahan kepada Dewan Gelar di Istana Presiden.

Agus menjelaskan hal ini saat menerima kunjungan dari Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Kepala Dinas Sosial Jawa Timur Restu Novi Widiani, serta berbagai pejabat dan tokoh masyarakat lainnya. Dia juga menambahkan bahwa usulan tersebut akan diproses secara nasional setelah dilakukan koordinasi antara TP2GD Kabupaten Nganjuk dan TP2GD Provinsi Jawa Timur, sebelum hasilnya disampaikan ke Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP).

Marsinah menjadi wakil perjuangan perempuan dalam sejarah pergerakan rakyat Indonesia. Keberaniannya untuk mempertahankan keadilan bagi kaum buruh membuatnya menjadi simbol melawan ketidakadilan sosial. Selain itu, dia juga dipercaya sebagai figur yang mempertahankan nilai kemanusiaan dan keberanian dengan tulus. Berkat perjuangannya, kaum buruh sekarang dapat dengan bebas mendirikan serikat dan menyampaikan pendapat mereka.

Mira Riyati Kurniasih, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos, menyatakan bahwa proses pengusulan Marsinah menjadi salah satu yang paling cepat dibandingkan dengan calon pahlawan lainnya. Meskipun demikian, semua tahapan tetap mematuhi ketentuan dan prosedur yang berlaku. Berkas Marsinah sudah lengkap secara administratif. TP2GP akan melakukan verifikasi lapangan ke Nganjuk dan Surabaya untuk memastikan keabsahan data dan memperkuat informasi primer dengan bertemu keluarga serta menelusuri jejak perjuangannya.

Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi, mengungkapkan keberatan atas perhatian negara terhadap upaya pengusulan Marsinah. Dia menjelaskan bahwa usulan ini sudah diajukan sejak tahun 2022 dan semakin kuat setelah Presiden Prabowo Subianto menyatakan dukungan secara terbuka pada Hari Buruh 1 Mei 2025. Pemkab Nganjuk telah menyediakan dokumen lengkap, data terverifikasi, dan kronologi perjuangan Marsinah secara utuh. Sekarang, tinggal menunggu pengesahan dari pihak pusat.

Sementara itu, Restu Novi Widiani, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan pemerintah pusat terhadap Jawa Timur dalam mengusulkan Marsinah sebagai Pahlawan Nasional. Dia berharap perjuangan ini dapat berakhir dengan sukses.

Ketika melihat perjuangan Marsinah, kita bisa belajar tentang betapa pentingnya kesetiaan terhadap keadilan dan kemanusiaan. Dia menjadi contoh inspiratif bagi generasi yang akan datang, menunjukkan bahwa setiap individu, tanpa memandang latar belakang, dapat menjadi agen perubahan. Semangat perjuangan dan dedikasi Marsinah harus diapresiasi dan dijadikan motivasi untuk terus membangun masyarakat yang lebih adil dan inklusif.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan