Direktorat Jenderal Pajak (DJP) telah bekerja sama dengan Kejaksaan Agung (Kejagung), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk mengejar wajib pajak yang tidak patuh. Salah satu target utama adalah mereka yang diduga melanggar hukum dengan menghasili kekayaan secara tidak sah, yaitu illicit enrichment. Bimo Wijayanto, Direktur Jenderal Pajak, menjelaskan bahwa aktivitas tersebut membahayakan pengumpulan pajak yang optimal.
Dalam ucapan di kantor pusat DJP, Jakarta, Kamis (9/10/2025), Bimo menegaskan bahwa setiap tindak pidana yang melibatkan illicit enrichment pasti terkait dengan pajak yang belum terkumpul. Dengan menggunakan pendekatan multi-door, DJP dan institusi terkait dapat mengejar wajib pajak yang sama meskipun kasus hukumnya berbeda. Ini bertujuan untuk mengurangi kerugian negara yang disebabkan oleh non-compliance pajak.
Kerjasama ini melibatkan beberapa lembaga, termasuk OJK, KPK, dan Kepolisian, untuk memaksimalkan pengembalian kerugian negara. Bimo menekankan bahwa ini hanya berlaku bagi wajib pajak yang serius tidak patuh. Pendekatan yang digunakan adalah tanggapan tegas bersama penegak hukum, sedangkan untuk wajib pajak yang patuh, DJP tetap berfokus pada pelayanan, persuasi, dan konsultasi.
Bimo menambahkan bahwa wajib pajak yang patuh tidak perlu khawatir, karena semua upaya ini ditujukan hanya untuk mereka yang tidak patuh. Upaya kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan pengawasan dan pungutan pajak secara efektif.
Selain penegakan hukum yang lebih ketat, penelitian terkini menunjukkan bahwa kolaborasi antarlembaga dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara. Studi kasus menunjukkan bahwa negara-negara dengan sistem kerja sama yang kuat antara lembaga keuangan dan penegak hukum dapat mengurangi kasus illicit enrichment sebesar 30% dalam waktu lima tahun. Inisiatif seperti ini juga mendorong wajib pajak untuk lebih komplian dengan regulasi pajak.
Setiap warga harus sadar akan tanggung jawab dalam membayar pajak dengan jujur, karena itu sangat penting untuk perkembangan bangsa. Dengan kerja sama yang kuat dan komitmen bersama, kita bisa membangun sistem pajak yang lebih adil dan transparan.
Hanya dengan kerjasama dan transparansi yang sepenuhnya, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih baik bagi semua.
Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.