Pemerintah berencana membangun tanggul laut besar-besaran, yang dikenal sebagai Giant Sea Wall (GSW), sepanjang pantai utara Pulau Jawa, mulai dari Banten hingga Jawa Timur. Inisiatif ini tidak hanya terfokus pada Jakarta, melainkan juga mencakup seluruh wilayah Pantura, khususnya daerah yang rentan.
Agus Harimurti Yudhoyono, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, menjelaskan bahwa proses perencanaan GSW saat ini masih dalam tahap pengembangan konsep. Pemerintah tidak hanya melihat Jakarta, tetapi juga daerah lain seperti Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Lokasi-lokasi tertentu, seperti Semarang dan Demak di Jawa Tengah, dianggap memerlukan perhatian khusus.
Pemerintah tidak bergegas dalam mengeksekusi proyek ini karena memerlukan waktu dan proses yang matang. Tujuannya adalah untuk menghindari masalah yang mungkin timbul di masa depan. “Kita perlu waktu dan tahap-tahap yang terstruktur untuk membicarakan setiap aspek proyek ini. Karena ini proyek besar, jadi harus progresif namun tidak boleh tergesa-gesa, karena bisa justru menimbulkan masalah,” kata AHY.
GSW bukan hanya terdiri dari struktur beton. Pemerintah juga mengembangkan konsep lain, seperti penggunaan mangrove atau bakau sebagai solusi alam (nature-based solution). “Kami sedang menghitung semua kebutuhan dengan teliti. Pendekatan ini tidak hanya berupa beton. Ada bagian yang menggunakan tanggul pantai, onshore, atau bahkan offshore jika diperlukan. Tapi juga ada kombinasi dengan solusi berbasis alam,” jelasnya.
Dalam rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto, AHY juga membahas potensi investor untuk proyek GSW. Beberapa negara, termasuk China, negara-negara Eropa, dan Timur Tengah, telah menarik minat dalam berinvestasi. “Presiden telah menyampaikan bahwa beberapa pihak sangat tertarik. Investor potensial berasal dari China, Asia, Eropa, dan juga Timur Tengah,” tutupnya.
Proyek tanggul laut ini bukan hanya tentang konstruksi fisik, melainkan juga tentang perlindungan lingkungan dan pengembangan solusi berkelanjutan. Dengan adanya GSW, diharapkan dapat mengurangi dampak erosi pantai dan bencana alam di wilayah Pantura.
Setiap langkah yang diambil harus dipertimbangkan dengan cermat agar hasilnya tidak hanya efisien, tetapi juga ramah lingkungan. Kerja sama dengan investor internasional juga menjadi kunci keberhasilan proyek ini. Dengan demikian, GSW tidak hanya menjadi proyek infrastruktur, melainkan juga langkah strategis untuk melindungi dan memajukan pesisir utara Jawa.
Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.