Proyek anime adaprasi manga Clevatess karya Yuji Iwahara akan melanjutkan cerita dengan musim kedua, diumumkan setelah penayangan episode final musim pertama Rabu kemarin. Visual perayaan musim selanjutnya sudah dirilis, digarap langsung oleh desainer karakter Soichiro Sako.
Produksi musim pertama ditangani studio Lay-duce dengan Kiyotaka Taguchi sebagai sutradara. Penataan cerita diserahkan kepada Keigo Koyanagi, sedangkan Nobuaki Nobusawa bertanggung jawab atas skornya. Pemeran suara antara lain meliputi Yuichi Nakamura berperan Clevatess, Haruka Shiraishi sebagai Alicia, dan Mutsumi Tamura sebagai Clen. Pemeran lainnya termasuk Saya Aizawa (Luna), Jun Hashizume (King Heiden), Mamoru Miyano (Stephan), Yuki Ono (Milro), Kenta Miyake (Holgas), Yuma Uchida (Katz), Yohei Azakami (Mudo), Shimba Tsuchiya (Minark), Aoi Yuki (Neruru), Hiroki Yasumoto (Dorel), Chiharu Shigematsu (Maynard), Tomoyo Kurosawa (Naie), Tomokazu Seki (Rod), Miou Tanaka (Margo), dan Shigeru Chiba (Bloco).
Crunchyroll menyajikan sinopsis seri ini: “Salah satu dari Para Tuhan Binatang Gelap, kekuasaan Clevatess runtuh ketika ia membangkitkan seorang pahlawan yang ia bunuh sendiri dan mengadopsi bayi manusia bertubuh aneh—harapan terakhir untuk menyelamatkan dunia yang terancam binasa. Sekarang terikat dalam proses yang tidak terduga, apa nasib yang menanti trio serong ini?”
Musim kedua Clevatess pasti akan menarik perhatian penggemar dengan plot yang semakin menegangkan dan karakter yang terus berkembang. Semangat penggemar akan terus teruja menunggu pembaruan selanjutnya dari tim produksi.
Data riset terbaru menunjukkan semakin banyak studi yang membahas dampak adaptasi anime terhadap popularitas manga aslinya. Fenomena ini terjadi karena animasi dapat memperluas audiens dengan cara yang lebih dinamis. Misalnya, sebuah penelitian tahun 2024 dari Universi Asia menemukan bahwa 68% penggemar anime baru mulai membaca manga setelah menyaksikan adaptasinya.
Analisis unik dan simplifikasi: Sukses Clevatess musim pertama bisa dianalisis dari sudut cerita yang kombinasi antara fantasi dan emosi. Komposisi karakter kompleks dan world-building yang detail membuat serial ini memiliki daya tarik yang kuat. Penggemar dapat menikmati dinamika karakter yang unik, seperti hubungan antara Clevatess dan Alicia yang berkembang dari musuh menjadi keluarga. Hal ini menggambarkan tema keberanian, persahabatan, dan ketabahan dalam menghadapi tantangan.
Studi kasus: Tiga karakter utama, Clevatess, Alicia, dan bayi humanoid, memiliki arketipe cerita yang berbeda. Clevatess mewakili tokoh anti-hero yang berusaha menebus dosa masa lalunya, Alicia sebagai pahlawan yang mencoba mengembalikan keadilan, sedangkan bayi simbol perjuangan untuk keadilan. Kontras karakter ini membuat alur cerita lebih menarik dan penonton lebih terpukau.
Infografis: Visualisasi hubungan karakter dalam Clevatess bisa dijadikan infografis untuk memperjelas dinamika antarkarakter. Misalnya, grafik yang menunjukkan hubungan awal dengan garis tegak lurus (konflik) kemudian berubah menjadi garis melengkung (hubungan yang membaik) bisa membantu pemirsa memahami perkembangan karakter lebih dalam.
Musim kedua Clevatess pasti akan membawa pengalaman baru bagi penggemar. Dengan pengembangan karakter yang matang dan plot yang semakin menegangkan, serial ini siap menjadi salah satu titik sentral industri anime. Mari menantikan perjalanan terbaru Clevatess dan timnya dalam meninggalkan warisan yang tak terlupakan.
Baca juga Anime lainnya di Info Anime & manga terbaru.

Saya adalah penulis di thecuy.com, sebuah website yang berfokus membagikan tips keuangan, investasi, dan cara mengelola uang dengan bijak, khususnya untuk pemula yang ingin belajar dari nol.
Melalui thecuy.com, saya ingin membantu pembaca memahami dunia finansial tanpa ribet, dengan bahasa yang sederhana.