Peta Jalan Nasional dan Aturan Keamanan dalam 2 Perpres AI Akan Segera Rampung

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pemerintah Indonesia saat ini sedang memfinalisasi dua rancangan Peraturan Presiden (Perpres) yang berkaitan dengan kecerdasan buatan (AI). Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika, menyatakan bahwa kedua dokumen tersebut sedang disiapkan secara bersamaan. Salah satunya adalah Perpres tentang peta jalan nasional AI yang akan dirumuskan dalam bentuk buku putih, sementara yang lainnya fokus pada regulasi aspek keamanan dan keselamatan dalam penggunaan teknologi AI.

Dalam acara Indonesia-UAE Government Experience Exchange Retreat di Jakarta pada 15 September 2025, Nezar mengungkapkan bahwa proses penyusunan telah mencapai tahap akhir. Pemerintah tidak hanya menyelesaikan drafnya, tetapi juga telah melakukan konsultasi publik untuk mengumpulkan masukan dari berbagai pihak terkait. “Kami ingin memastikan regulasi ini benar-benar mampu memenuhi kebutuhan pengembangan AI di Indonesia,” jelasnya.

Regulasi ini diharapkan menjadi payung hukum yang menyeluruh, tidak hanya mendorong penerapan AI secara strategis di berbagai bidang, tetapi juga menjamin aspek etika dan keamanannya. Sebelumnya, Kemenkominfo telah mempelajari regulasi AI dari beberapa negara, seperti AS, China, Jepang, Korea Selatan, dan India, sebagai bahan pertimbangan. Meski begitu, penyesuaian dengan kondisi lokal tetap menjadi prioritas.

Pemerintah juga telah mengevaluasi kesiapan Indonesia dalam mengintegrasikan AI di sektor-sektor penting, termasuk pendidikan, kesehatan, transportasi, pertanian, keuangan, dan pertambangan. Perpres ini nantinya akan memperkuat kerangka hukum penggunaan AI di Tanah Air, yang sebelumnya hanya diatur melalui Surat Edaran.

Perkembangan teknologi AI semakin pesat, menuntut adaptasi cepat dari berbagai negara. Di Indonesia, langkah ini menjadi fondasi penting untuk memastikan pemanfaatannya dapat memberikan manfaat maksimal tanpa mengabaikan risiko. Kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat akan menentukan seberapa efektif regulasi ini diterapkan di masa depan. Tantangan utama adalah menciptakan keseimbangan antara inovasi dan pengawasan, sehingga AI bisa menjadi pendorong kemajuan yang berkelanjutan.

Baca juga Info Gadget lainnya di Info Gadget terbaru

Tinggalkan Balasan