DPC PPP Bangkalan Resmikan Mardiono sebagai Ketua Umum untuk Periode Baru

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Dukungan tegas dari Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bangkalan telah disampaikan kepada Muhammad Mardiono untuk memimpin partai sebagai Ketua Umum periode 2025-2030. Keputusan ini diambil dalam rapat Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) PPP di Bangkalan.

Hasbulah, Ketua DPC PPP Bangkalan, menanggapi bahwa kritikan terhadap Mardiono sebagai pemimpin yang gagal tidak sepenuhnya akurat. Menurutnya, Mardiono harus mengambil alih kepemimpinan dalam situasi sulit, yaitu di tengah periode dengan waktu yang sangat terbatas sebelum Pemilu. Pemimpin partai di tingkat DPC sudah mengalami kesulitan, apalagi di tingkat DPP yang lebih kompleks.

“Kami merasakan perasaan yang sama dengan beliau. Mengatur partai di tengah jalan dengan waktu terbilang sempit bukan hal yang mudah,” ungkap Hasbulah pada Selasa (9/9/2025).

Hasbulah juga menekankan bahwa di bawah kepemimpinan Mardiono, kondisi internal PPP tetap stabil meskipun menghadapi tantangan politik yang berat. Ia menganggap Mardiono memiliki keahlian dalam memimpin dengan bijak dan berkoordinasi dengan baik.

“Partai tetap dalam keadaan kondusif, tidak ada gejolak yang berarti. Hal ini karena Pak Mardiono memimpin dengan penuh kebijaksanaan dan koordinasi yang baik. Karena itu, kami ingin memberikan kesempatan kepada beliau untuk memimpin secara penuh.”

Sementara itu, Nurhasan, Sekretaris DPC PPP Bangkalan, menilai tidak adil jika Mardiono hanya diukur dari hasil Pemilu 2024. Menurutnya, Mardiono telah berhasil membangkitkan lagi PPP.

“Beliau memimpin di tengah periode, dengan waktu yang sempit, jadi tidak masuk akal kalau hanya disalahkan karena tidak lolos ke Senayan. Sebaliknya, kami melihat beliau sebagai pemimpin yang tepat untuk membawa PPP bangkit kembali,” katanya.

Nurhasan juga mengungkapkan keyakinan bahwa Mardiono memiliki pengalaman dan kemampuan yang tidak dimiliki oleh calon pemimpin lain untuk menghadapi Pemilu 2029. Ia juga menganggap Mardiono sebagai kader tulen PPP yang berasal dari tingkatan dasar.

“Dengan pengalaman dan komitmennya, kami yakin Pak Mardiono akan bekerja lebih keras jika diberi kesempatan kedua. Insya Allah, beliau akan mempertaruhkan segalanya untuk membawa PPP kembali ke Senayan,” tambah Nurhasan.

Keputusan Mukercab Kabupaten Bangkalan menyatakan dukungan kepada kebijakan dan program nasional Presiden Prabowo Subianto, menghargai dinamika perbedaan pandangan dalam Muktamar ke-10 PPP, serta mengusulkan Mardiono untuk memimpin kembali PPP agar bisa memulihkan kejayaannya.

Dukungan bagi Mardiono juga telah muncul dari berbagai DPC dan DPW di seluruh Indonesia, yang merupakan muktamirin atau pemegang hak suara menjelang Muktamar PPP pada 27-29 September 2025 di Jakarta. Saat ini, belum ada calon ketua umum PPP lainnya yang mendapatkan dukungan suara terbanyak selain Mardiono.

Ini bukan hanya tentang kepemimpinan, tetapi juga tentang seringkali kita lupa bahwa behind every successful leader, there’s a team that believes in them. Juga tidak ada yang sempurna di dunia politik, tetapi kesempatan kedua bisa menjadi peluang untuk menunjukkan perubahan yang lebih baik.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan