Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya Akan Migrasi Lampu Jalan ke LED untuk Menghemat Biaya Listrik hingga 40 Persen

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya sedang menjalankan upaya revitalisasi untuk penerangan jalan umum (PJU) dengan tujuan mengoptimalkan penggunaan listrik dan mengurangi biaya tagihan yang terus meningkat. Bupati H. Cecep Nurul Yakin menegaskan bahwa program ini bertujuan untuk mengurangi berat beban biaya listrik yang mencapai sekitar Rp 20 miliar setiap tahun.

Dalam upayanya, pemerintah daerah berencana untuk menghentikan pembayaran tarif flat kepada PLN dan memilih pembayaran berdasarkan penggunaan daya sekaligus. Ini adalah langkah strategis untuk memastikan efisiensi penggunaan energi. Selain itu, rencana penggantian seluruh lampu PJU yang menggunakan mercuriy menjadi lampu LED juga akan dilakukan. Lampu LED dikenal lebih hemat energi dibandingkan lampu mercuriy, karena hanya membutuhkan 90 watt, sementara lampu mercuriy membutuhkan 500 watt.

Pemkab Tasikmalaya juga berencana memasang meteran pada setiap tiang PJU untuk memastikan pembayaran hanya dilakukan pada lampu yang benar-benar aktif. Sehingga, biaya yang selama ini mencapai Rp 250 ribu per tiang meski lampu tidak selalu menyala, kini akan sesuai dengan penggunaan aktual.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dishubkominfo Kabupaten Tasikmalaya, Bayu Wijaksana, menjelaskan bahwa revitalisasi ini akan fokus pada penggantian lampu yang mati dan penggantian lampu mercuriy menjadi LED. Dengan mengganti lampu yang menggunakan 500 watt menjadi LED yang hanya memerlukan 90 watt, pemerintah daerah dapat menghemat banyak energi.

Pada tahun 2024, Pemkab Tasikmalaya telah mengeluarkan sekitar Rp 20 miliar untuk pembayaran listrik PJU. Walaupun adanya penurunan tarif listrik tahun ini, biaya tetap tinggi akibat penambahan PJU baru di beberapa ruas jalan provinsi dan nasional. Namun, dengan langkah-langkah efisiensi yang diambil, pemerintah daerah optimis untuk menurunkan biaya pembayaran listrik menjadi sekitar Rp 1,3 miliar per bulan, bahkan lebih rendah.

Langkah-langkah yang diambil oleh Pemkab Tasikmalaya dalam revitalisasi PJU menunjukkan komitmen serius untuk mengelola sumber daya dengan lebih bijak. Dengan mengadopsi teknologi yang lebih efisien, pemerintah daerah tidak hanya mengurangi biaya operasional, tetapi juga berkontribusi pada pengelolaan energi yang lebih ramah lingkungan. Hal ini juga akan memberikan manfaat langsung pada masyarakat, karena penerangan jalan akan lebih terawat dan lebih hemat energi.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan