Tetangga Mengungkap Kesaksian Seru Sering Dengar Cekcok pada Kasus Mutilasi di Mojokerto

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Di Mojokerto, seorang wanita yang diidentifikasi dengan inisial TAS (25) di temukan dalam keadaan tragis dengan 65 potongan tubuhnya tersebar di semak-semak Dusun Pacet Selatan, Pacet. Indah, tetangga kos korban, mengaku sering melihat TAS bersama pasangannya, yang diidentifikasi dengan inisial A.

Indah juga mengungkapkan bahwa dia sering mendengar suara percakapan keras antara pasangan tersebut di dalam kos. “Sering kali pada malam hari ada suara ketukan di pintu, kemudian lama-lama baru masuk. Saat masuk, biasanya terjadi perselisihan. Aku sering mendengar mereka bertengkar,” ujarnya.

Tetangga tersebut juga menambahkan bahwa A sudah ditangkap oleh pihak berwenang. Saat penangkapan terjadi, Indah mendengarkan suara pintu kosan dipecahkan.

Heru, Ketua RT setempat, mengungkapkan bahwa saat penangkapan, A ditemukan dalam keadaan santai di kamar kosnya. “Pada saat penangkapan, dia sedang berdiam di kamar kos. Saya melihatnya dari jauh, dia tampak santai,” kata Heru.

Potongan tubuh korban pertama kali ditemukan pada Sabtu tanggal 6 September pukul 10.30 WIB saat warga mencari rumput. Hasil penyisiran oleh polisi di sekitar semak-semak Dusun Pacet Selatan, ditemukan 65 bagian jasad manusia. Detil dari potongan tubuh tersebut mencakup 63 bagian yang berupa jaringan otot, lemak, kulit kepala, dan rambut dengan ukuran rata-rata 17×17 cm. Sementara dua potongan lainnya adalah telapak kaki kiri dan pergelangan tangan kanan.

Kasus ini menggemparkan warga setempat dan menimbulkan banyak spekulasi. Pihak kepolisian masih melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui motif dan detail peristiwa yang tragis ini. Komunitas lokal dianjurkan untuk tetap waspada dan melaporkan segala aktivitas yang mencurigakan kepada pihak berwenang.

Insiden seperti ini mengingatkan kita tentang pentingnya ketertiban dan keamanan di masyarakat. Setiap warga harus lebih sadar akan lingkungan sekitarnya dan tidak ragu untuk berkoordinasi dengan aparat keamanan jika terlihat ada tahap-tahap yang mencurigakan. Kejadian ini juga menegaskan bahwa kerukunan dan komunikasi yang baik di antara tetangga dapat mencegah tragedi seperti ini.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan