Kilang Pertamina Internasional (KPI) terus berkomitmen menjadi salah satu pilar utama dalam menjaga ketahanan energi di Indonesia, terlihat dari kinerjanya pada semeter pertama tahun 2025. Milla Suciyani, sebagai Corporate Secretary KPI, menuturkan bahwa perusahaan berhasil melebihi beberapa target operasional yang telah ditetapkan sebelumnya.
“Dalam peran kita sebagai penyokong ketahanan energi nasional, kami memahami tanggung jawab untuk menghasilkan BBM dan produk non-BBM yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Oleh karena itu, optimalisasi operasional kilang sesuai target adalah langkah strategis KPI dalam menjaga stabilitas pasokan energi negara,” jelas Milla dalam pernyataan tertulis, Jumat (5/9/2025).
Kemitraan dan dukungan dari berbagai pihak, baik internal maupun eksternal, menjadi kunci succes KPI dalam mencapai prestasi tersebut. Hingga Juni 2025, KPI berhasil memproses sekitar 159 juta barrel minyak mentah, melebihi target RKAP sebesar 158,6 juta barrel.
Dari volume tersebut, KPI mencatat tingkat kelolaan produk berharga (yield) sebesar 84%, angka yang lebih tinggi dari target yang telah ditetapkan. Untuk menjaga produktivitas kilang tetap optimal, KPI terus berfokus pada manajemen keandalan fasilitas, termasuk tindakan preventif dan pengoperasian yang lebih efisien.
Energy Intensity Index (EII) KPI tercatat pada angka 105, lebih rendah dari target RKAP sebesar 107. Indikator ini menunjukkan efisiensi tinggi dalam penggunaan energi selama proses pengolahan. Semakin rendah nilai EII, semakin berarti kilang dapat menghemat energi dalam produksi BBM dan petrokimia.
Efisiensi ini juga berdampak pada pencapaian reduksi emisi kumulatif KPI hingga Juni 2025, yang mencapai 205 ribu ton CO2 ekuivalen, melebihi target sebelumnya sebesar 157 ribu ton CO2 ekuivalen. Milla menekankan bahwa prestasi ini bukan hanya tentang produksi, tetapi juga tentang keandalan dan kelestarian aset kilang KPI, sebagai langkah menuju Net Zero Emission (NZE) 2060 atau bahkan lebih cepat.
KPI berkomitmen untuk melanjutkan dan meningkatkan kinerja di bulan-bulan berikutnya, dengan optimisme tinggi untuk melampaui target produksi tahunan. “KPI bertekad untuk menyediakan energi yang andal, efisien, dan berkelanjutan,” tutup Milla.
Sementara itu, Fadjar Djoko Santoso, Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), mengamini kontribusi KPI dalam memastikan ketersediaan BBM dan produk petrokimia yang memenuhi kebutuhan masyarakat. Pertamina, melalui kilangnya di seluruh Indonesia, juga menjaga kualitas produk sesuai standar migas. “KPI telah membuktikan kemampuannya dalam menjaga pasokan energi nasional dengan pengelolaan kilang yang handal,” tambahnya.
Dari data terbaru, sektor energi global saat ini menghadapi tantangan besar dalam mengurangi emisi karbon. Studi menunjukkan bahwa industri minyak dan gas harus meningkatkan efisiensi energi hingga 40% untuk mencapai Net Zero Emission 2060. KPI telah menunjukkan commitmentnya melalui reduksi emisi yang signifikan, menjadi contoh bagi industri lainnya.
Sebagai contoh, kilang di Cilacap telah menerapkan teknologi canggih dalam pengolahan minyak, yang tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga mengurangi emisi. Studi kasus ini memperlihatkan bahwa investasi di sektor teknologi hijau dapat mengubah permainan dalam industri energi.
Dalam memastikan pasokan energi yang stabil, KPI juga harus tanggap terhadap perubahan polusi yang semakin parah. Data menunjukkan bahwa emisi CO2 dari sektor industri di Asia Tenggara telah meningkat 3% terakhir ini. Dengan demikian, ini menunjukkan bahwa langkah-langkah KPI dalam mengurangi emisi tidak hanya penting bagi Indonesia, tetapi juga untuk kepentingan global.
Langkah-langkah yang diambil oleh KPI bukan hanya tentang mengejar target produksi, tetapi juga tentang menjaga kelestarian lingkungan. Dengan meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi emisi, KPI mulai menunjukkan bahwa pelaksanaan transisi energi hijau dapat dilakukan tanpa mengorbankan kualitas produk dan ketersediaan pasokan.
KPI telah membuktikan bahwa dengan strategi yang tepat, industri energi dapat berkontribusi besar dalam upaya pengurangan emisi dan peningkatan ketahanan energi. Prestasi ini menginspirasi bagi seluruh industri untuk bergerak lebih cepat dalam merancang solusi yang ramah lingkungan. Mari kita terus mendukung upaya-upaya ini agar energi yang kita gunakan lebih bersih dan berkelanjutan.
Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.