Kapolri Terbuka dan Analisis Anggota Brimob Pelindas Affan dalam Kasus Pidana

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Di Jakarta, seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan menjadi korban pelindasan oleh personel Brimob yang menyebabkan kematiannya. Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menyatakan kemungkinan anggota Brimob yang terlibat akan diadili secara hukum.

Proses penanganan kasus ini dijalankan dengan cepat untuk memberikan hasil kepada masyarakat. Jenderal Sigit juga mengungkapkan bahwa sidang etik akan segera diselenggarakan dalam waktu satu minggu. Dia menambahkan, “Tidak menutup kemungkinan jika ada kesalahan yang memerlukan proses hukum.”

Selain itu, Jenderal Sigit juga mengundang Komisi Pemberantasan Kekerasan (Kompolnas) dan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk turut serta dalam pengawasan kasus ini. “Kami telah membuka akses bagi Kompolnas dan Komnas HAM untuk mengikuti proses penanganan yang sedang kami lakukan,” katanya.

Affan meninggal dunia setelah dilindas kendaraan taktis Brimob di Pejompongan, Jakarta Pusat, pada malam Kamis (28/8). Kendaraan tersebut awalnya menabrak Affan, lalu melanjutkan perjalanan dengan melindas tubuhnya yang telah terjatuh. Massa seketika berkumpul dan melapor ke Markas Brimob Kwitang, Jakarta Pusat. Jenderal Sigit telah meminta maaf kepada keluarga korban dan berjanji untuk menyelidiki kasus ini secara transparan. Presiden Prabowo Subianto juga mengecam tindakan tersebut dan meminta penyelidikan yang menyeluruh serta hukuman yang tegas bagi pelaku.

Terbaru, Direktorat Propam Polri mengkonfirmasi bahwa tujuh anggota Brimob yang berada di dalam rantis waktu pelindasan Affan telah melanggar kode etik. Mereka sekarang ditahan atau ditempatkan khusus (dipatsus).

Kasus tragis tersebut membuka diskusi tentang keamanan dan etika dalam penegakan hukum. Warga dan masyarakat umum mengharapkan adanya perbaikan dalam sistem pelatihan dan pengawasan terhadap personel keamanan. Tindakan tegas terhadap pelaku pelanggaran diperlukan untuk memulihkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan