Transmigrasi Menawarkan Peluang, Mentrans: Optimalkan Potensi Ekonomi

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, mengungkapkan dua masalah utama yang dihadapi oleh Kementerian Transmigrasi saat ini. Pertama, masyarakat masih menyimpulkan bahwa transmigrasi hanyalah tentang pemindahan penduduk dari satu daerah ke daerah lain. Iftitah menjelaskan bahwa persepsi ini telah mendalam di kalangan masyarakat, yaitu transmigrasi hanya berarti memindahkan orang dari Jawa ke luar Jawa, atau memindahkan penduduk dari daerah padat ke daerah jarang. Bahkan, beberapa orang menganggapnya sebagai upaya untuk memindahkan kemiskinan atau masalah lain.

Dalam rapat koordinasi teknis bersama Pemda Nusa Tenggara Barat dan dinas terkait, Iftitah menegaskan bahwa transmigrasi memiliki tujuan lebih luas, yaitu mencapai kesejahteraan rakyat dan mempercepat pengembangan pembangunan nasional, seperti yang diinginkan Presiden Jokowi. Tanpa menyebutkan nama, dia menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto mendirikan Kementerian Transmigrasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bukan hanya pemindahan penduduk.

Tantangan kedua yang dihadapi adalah menciptakan peluang kehidupan berkelanjutan bagi transmigran di kawasan tersebut. Data menunjukkan bahwa dari 250 rumah tangga yang dikirim sebelumnya, hanya 1 keluarga yang tetap tinggal karena tidak ada kemungkinan kehidupan yang pasti. Inilah yang menjadi tantangan saat ini: memastikan para transmigran dapat hidup dengan nyaman dan memiliki masa depan yang lebih baik.

Untuk menyelesaikan masalah ini, Kementerian Transmigrasi sedang mengerahkan 2.000 peneliti ke 154 kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia. Tujuan mereka adalah untuk menemukan potensi ekonomi setempat dan memastikan adanya sumber daya manusia yang berkualitas di wilayah tersebut. Iftitah menjelaskan bahwa strategi baru ini berbeda dengan masa lalu. Sebagai ilustrasi, dia mengatakan, “Dulu strateginya kirim semut, sekarang kami menciptakan gulanya dulu,” yang berarti mereka sekarang lebih fokus pada pembangunan ekonomi terlebih dahulu agar kawasan transmigrasi menjadi tempat yang menarik bagi penduduk.

Transmigrasi bukan hanya tentang memindahkan penduduk, tetapi juga tentang menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Dengan upaya yang tepat dan strategi yang matang, kawasan transmigrasi dapat menjadi area yang berdaya saing dan menjanjikan bagi generasi masa depan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan