Pemerintah melakukan aksi penurunan harga kebutuhan pokok melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) di seluruh 4.320 kecamatan di Indonesia. Di bawah program ini, beberapa komoditas dasar dijual dengan harga yang lebih rendah dari Harga Eceran Tertinggi (HET). Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual seharga Rp 60.000 per 5 kg, sedangkan HET beras sebenarnya Rp 62.500/kg. Minyakita ditawarkan dengan harga Rp 15.500 per liter, dibawah HET sebesar Rp 15.700/liter. Sementara telur ayam dijual Rp 26.000 per kg, lebih murah dari Harga Acuan Penjualan (HAP) sebesar Rp 30.000/kg.
Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian, menjelaskan bahwa GPM diinisiasi untuk menciptakan stabilitas harga beras yang sebelumnya fluktuatif. Kegiatan ini melibatkan berbagai kementerian dan instansi, termasuk Kementerian Pertanian, Kementerian Dalam Negeri, BUMN, TNI, Polri, Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, Pos Indonesia, Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC), ID Food, dan PT Perkebunan Nasional.
Amran menegaskan bahwa GPM merupakan upaya serius pemerintah untuk menciptakan ekosistem pangan yang sehat dan menghentikan anomali harga. Ini bertujuan agar beras dan kebutuhan pokok lain tetap terjangkau bagi masyarakat. Selain di kecamatan, distribusi juga dilaksanakan melalui koordinasi dengan berbagai instansi, seperti 414 titik bersama Polri, 449 titik dengan TNI, 129 titik melalui BUMN, dan 415 titik lainnya.
Ahmad Rizal Ramdhani, Direktur Utama Bulog, menyoroti bahwa GPM membantu memastikan stabilitas harga dan ketersediaan beras bagi semua lapisan masyarakat. Ia menyatakan bahwa ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan melindungi daya beli masyarakat.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mendukung GPM dan mengapresiasi hasilnya. Data menunjukkan bahwa program ini berhasil mengurangi kenaikan harga di 233 kabupaten/kota menjadi 200 daerah pada pekan sebelumnya. Karnavian menilai bahwa penggunaan stok Beras Logistik (Bulog) dalam GPM adalah strategi yang efektif.
GPM bukan hanya tentang penurunan harga, tetapi juga tentang kebijakan yang strategis untuk melindungi masyarakat dari fluktuasi harga. Ini menunjukkan bahwa kolaborasi antarlembaga dapat menciptakan dampak positif bagi ketahanan pangan di Indonesia.
Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.