Kompleks GBK Dibuka Situasional untuk Menghindari Demonstrasi Luas

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) di Jakarta telah melaksanakan penutupan sementara beberapa pintu masuk dan keluar sebagai respons terhadap demonstrasi massa yang berlansung di sekitarnya. Langkah ini diambil oleh pengelola untuk menjamin keselamatan semua pengunjung dan kegiatan yang sedang berlangsung di dalam kompleks tersebut.

Hadi Sulistia, Direktur Umum Pusat Pengelolaan Komplek GBK, menjelaskan bahwa dua acara sedang berlangsung di tempat tersebut, yakni BRI Consumer Expo dan International Franchise, License and Business Concept Expo, semuanya di Jakarta International Convention Center (JICC). “Akses tidak ditutup sepenuhnya, tetapi dibatasi secara situasional untuk memastikan keamanan acara yang sedang berlangsung,” ujarnya kepada Thecuy.com pada Jumat, 29 Agustus 2025.

Untuk memudahkan mobilitas pengunjung, pengelola telah menyediakan layanan minibus listrik yang menghubungkan area JICC dengan tempat-tempat yang lebih aman. Pintu 2, 4, dan 5 tetap terbuka bagi mereka yang ingin masuk atau keluar dengan kendaraan pribadi. “Kami sudah memberitahu pengunjung di JICC tentang rute pengantaran dengan minibus ini,” tambah Hadi. Dia mengulangi bahwa penutupan akses ini bertujuan utama menjaga keamanan dan dapat berubah menurut situasi.

Acara di JICC selesai lebih awal dari jadwal akibat demonstrasi yang berlangsung. Pameran bisnis waralaba IFRA Business Expo 2025, yang seharusnya berakhir pada pukul 20.00 WIB, dibatalkan pada pukul 16.00 WIB. Panduan yang dikirimkan kepada peserta dan pengunjung menyarankan mereka segera meninggalkan lokasi demi keselamatan bersama. Petugas keamanan terlihat mengamankan area dan mempersiapkan untuk mengunci pintu-pintu.

Meskipun demikian, beberapa pengunjung kesulitan keluar dari GBK karena sebagian akses sudah tertutup. Para pengemudi ojek online pun gagal masuk ke area JICC. Sebuah petugas keamanan mengkonfirmasi bahwa semua gerbang akan ditutup dan menyarankan pengunjung berjalan kaki ke pintu FX Sudirman untuk keluar. Beberapa orang terlihat mencoba mencari jalan keluar agar bisa memesan transportasi.

Keadaan di GBK masih reste, dengan sekitar 20 orang berjalan kaki menuju pintu depan. Mereka mencoba memesan kendaraan setelah berhasil keluar dari kompleks. Beberapa mahasiswa yang masuk dengan sepeda motor diduga terlibat dalam aksi massa.

Menghadapi situasi seperti ini, penting bagi masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti petunjuk petugas keamanan. Kerja sama antara pengunjung dan pengelola akan membantu memastikan keselamatan semuanya. Jaga ketenangan dan santai dalam menghadapi permasalahan, karena solusi pasti akan ditemukan.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan