Raffi Ahmad, Utusan Khusus Presiden untuk Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, memberi wasiat kepada pemuda agar hati-hati dalam memanfaatkan pinjaman online atau pinjol. Ia menekankan pentingnya menilai kemampuan diri sebelum memutuskan untuk mengambil pinjaman, baik pinjol maupun kredit.
“Ada kebutuhan untuk memahami diri sendiri sebelum memutuskan mengambil pinjol atau kredit. Jika tidak memahami kondisi diri, akan menghadapi kesulitan di masa depan. Oleh karena itu, setiap individu harus membuka mata dan hati untuk mengevaluasi kemampuan mereka sendiri. Jika memang mampu, maka pinjaman harus sesuai dengan kapasitas yang ada,” kata Raffi dalam Indonesia Summit 2025 yang diselenggarakan di Tribrata Darmawangsa Jakarta, Rabu (27/8/2025).
Dengan tekad yang kuat, Raffi mendorong pemuda untuk tidak terburu-buru mengambil pinjol tanpa perencanaan yang matang. Menurutnya, kecanduan terhadap pinjol akan mengakibatkan tekanan mental dan bahkan memicu kecanduan judi online, yang akhirnya merugikan diri sendiri.
“Jangan sampai masuk kedalam cekungan pinjol dan merasa stress. Cobalah terlebih dahulu untuk mengelola diri sesuai dengan kemampuan dan kapasitas masing-masing,” imbuhnya.
Raffi juga memperingatkan pemuda untuk tidak terpengaruh oleh promosi pinjol di media sosial tanpa melakukan analisis yang matang. Ia menyoroti bahwa banyaknya iklan pinjol di sosial media sering kali membuat pemuda tergoda untuk menggunakannya tanpa mempertimbangkan kemampuan finansial mereka.
“Jangan terpengaruh oleh iklan di media sosial yang menawarkan pinjaman dengan mudah. Sebelum memutuskan, pemuda harus memahami diri mereka sendiri dan memastikan bahwa pinjaman tersebut sesuai dengan kapasitas mereka,” tutupnya.
Menurut data per September 2025, jumlah utang warga Indonesia melalui pinjol telah mencapai Rp 83,52 triliun, sementara paylater mencapai Rp 31,5 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikatif dibandingkan dengan tahun sebelumnya, menandakan bahwa banyak orang masih rentan terhadap penawaran pinjol dan paylater tanpa pemahaman yang cukup tentang risiko yang ada.
Mengingat keadaan ini, penting bagi setiap individu untuk mengelola keuangan dengan bijak. Mengetahui batas kemampuan dan menghindari iklan menarik Namun seringnya, iklan pinjol di media sosial menyajikan gambaran yang menarik namun seringkali mengaburkan risiko yang sebenarnya. Sebagai solusi, Raffi mendorong Pemerintah untuk membatasi iklan pinjol dan mempromosikan pendidikan keuangan kepada generasi muda agar lebih waspada terhadap trap pinjol.
Meskipun pinjol dapat menjadi solusi dalam situasi darurat, pemuda perlu memahami bahwa penggunanaan pinjol harus dilakukan dengan bijak. Dengan mengikuti panduan yang tepat, pemuda dapat menghindari kesulitan keuangan di masa depan dan memastikan bahwa pinjaman tidak menjadi beban yang berat bagi kehidupan mereka.
Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.