Pejabat Kemnaker Kejutan: Mobil Land Cruiser Ditya oleh KPK

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

KPK berhasil menyita sebuah Toyota Land Cruiser milik seorang pejabat di Kementerian Ketenagakerjaan yang terjerat dalam kasus pemerasan sertifikasi K3. Kendaraan ini berhasil diambil alih dari Sekretaris Ditjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan Kerja (Binwasnaker & K3), Chairul Fadhly Harahap.

Mobil yang berwarna abu-abu ini kemudian ditampilkan secara terbuka oleh KPK. Jubir rolÄ™an KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa mobil tersebut berhubungan dengan investigasi Duits kasus pemerasan. “Kegiatan penyitaan ini dilakukan terhadap Ankara kendaraan yang diduga berasal atau terkait dengan dugaan pemerasan sertifikasi K3 di Kemenaker,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Ketkundang pajangdeatas, kasus pemerasan ini telah berlangsung sejak tahun 2019. Biaya pengurusan sertifikasi K3 yang semula hanya Rp 275 ribu hingga Rp 6 juta. KPK telah menghitung bahwa dari selisih pembayaran ini, uang yang ditransfer mencapai Rp 81 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp 69 miliar diarahkan ke salah satu tersangka, Irvian.

Dalam perkembangan lain, bekas Wamenaker Noel menerima pengaruh Rp 3 miliar dan motor Ducati sebagai imbalan dari pemerasan ini. Berikut beberapa nama yangggelai tersangka dalam kasus ini:

  1. Irvian Bobby Mahendro, Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 pada periode 2022-2025.
  2. Gerry Aditya Herwanto Putra, Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja sejak 2022.
  3. Subhan, Subkoordinator Keselamatan Kerja di Dit Bina K3 dari tahun 2020 hingga 2025.
  4. Anitasari Kusumawati, Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja sejak tahun 2020.
  5. Immanuel Ebenezer Gerungan, mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI.
  6. Fahrurozi, saat ini menjabat sebagai Dirjen Binwasnaker dan K3 sejak Maret 2025.
  7. Hery Sutanto, Direktur Bina Kelembagaan mulai tahun 2021 hingga Februari 2025.
  8. Sekarsari Kartika Putri, subkoordinator terkait.
  9. Supriadi, salah satu koordinator dalam skandal ini.
  10. Temurila, terkenal sebagai pihak PT KEM Indonesia.
  11. Miki Mahfud, juga terlibat dari pihak PT KEM Indonesia.

inta bagi semua pihak untuk tetap bertindak dengan etika dan transparansi dalam pengurusan sertifikat di masa depan. sehingga dapat terhindar dari kasus pemerasan yang merontokan kepercayaan masyarakat. Jaga integritas dan kelestariannya.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan