Khofifah Turunkan 39 Unit Alat Berteknologi Tinggi untuk Petani di Blitar dan Tulungagung

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, telah meny gluekan 39 unit peralatan dan mesin pertanian kepada beberapa Kelompok Tani di Kabupaten Blitar dan Tulungagung. Acara diselenggarakan di Desa Kaliboto, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, dengan kehadiran Bupati Blitar Rijanto serta pejabat lain dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Dalam keterangan tertulis, Rabu (27/8/2025), Khofifah menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mendukung petani, terutama dalam sektor padi. Bantuan yang diberikan meliputi satu unit Combine Harvester Besar untuk Poktan Rukun Santosa III di Desa Butun, Kecamatan Gandusari, satu unit Power Threser Multiguna Mobile untuk Poktan Rahayu Makaryo di Desa Popoh, Kecamatan Selopuro, serta dua unit Corn Sheller Mobile untuk Poktan Among Mitro I di Desa Dawuhan, Kecamatan Kademangan, dan Poktan Maju Tani di Desa Pasiraman, Kecamatan Wonotirto, Kab. Blitar.

Selain itu, juga diserahkan 20 unit Hand Sprayer untuk Kelompok Tani Puspa Karya Tani II di Desa Macanbang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung. Khofifah menekankan bahwa bantuan ini menunjukkan komitmen Pemprov Jatim untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di kedua kabupaten tersebut.

Combine Harvester, salah satu alat yang digemari petani, dianggap sangat efektif mengurangi waktu panen. Menurut Khofifah, panen Manual untuk satu hektare biasanya memakan waktu satu minggu, sedangkan dengan Combine Harvester hanya membutuhkan dua jam. Meskipun harganya tidak murah, keefektivitasnya patut diapresiasi. Selain itu, pengoperasian Combine Harvester diharapkan bisa meningkatkan nilai tambah bagi Poktan penerima, karena mereka dapat menyewakannya kepada kelompok tani lain setelah digunakan.

Data Dinas Pertanian Provinsi Jatim menunjukkan bahwa 320 unit alsintan telah disiapkan untuk distribusi di berbagai kabupaten/kota. Bantuan ini merupakan upaya untuk memenuhi target luas tambah tanam di Jawa Timur, yang saat ini telah mencapai 1,6 juta hektar atau 61% dari target pusat sebesar 2,3 juta hektar. Khofifah menambahkan bahwa Jawa Timur saat ini telah mencapai kedaulatan pangan, dan peningkatan produktivitas petani serta pencapaian target luas tambah tanam di provinsi ini dapat mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Sementara itu, Bupati Blitar Rijanto mengucapkan terima kasih atas bantuan alsintan dari Khofifah, menyebutkan bahwa bantuan ini sangat dibutuhkan oleh petani setempat.

Ketahui lebih dalam tentang transformasi pertanian di Jatim dengan melihat bagaimana teknologi modern seperti Combine Harvester berperan dalam mengoptimalkan panen padi dan meningkatkan Produktivitas Petani. Evaluasi teknologi iniversedek adalah salah satu langkah strategis untuk meraih visi ketahanan pangan yang berkualitas. Dapatkan pengetahuan terbaru seputarنىinnovasi di sektor pertanian yuatragammeda yang dapat memotivasi masyrakat untuk überza beteiligen und unterstützt und durch schlossende Gesellschaft stärken.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan