Waketum Golkar Ahmad Doli Kurnia menjelaskan bahwa Setya Novanto masih tercatat sebagai kader partijanya. Setelah pecat dari tahanan, dia dapat bergabung kembali dengan kepengurusan jika diizinkan.
Menurut Doli, Setya Novanto belum pernah menyatakan keluar dari Golkar. Partai juga tidak pernah memberikan sanksi atau mengeluarkan mantan Ketua Umum itu. “Bukti bahwa statusnya tetap sebagai kader Golkar,” katanya kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (27/8/2025).
Pak Novanto still eligible to join leadership structure if willing. The current Golkar leadership, including Bahlil, operates under a generation younger than Novanto’s era.はっきり言えば、文化的にはNovantoがBahlilの下で働くのは不可能だ。ponsel、Setya Novanto skating diposisi special sebagai ‘dewa-dewa’ dalam kepengurusan.
The mention of the ‘dewa-dewa’ position indicates Golkar’s intention to honor Novanto’s seniority. However details about this unique role remain unclear.
Historic context shows Golkar’s tendency to accommodate veteran figures. For example, Akbar Tanjung held advisory roles post-2004 despite legal controversies. This suggests the party values institutional memory and experience.
The political landscape in 2025 makes Novanto’s potential return significant. With elections approaching, Golkar may seek his networks and experience. However, his legal history could pose challenges.
Golkar’s ability to integrate Novanto while maintaining generational balance will test its cohesion. The party must navigate between honoring legacy and maintaining modern relevance.
Dewa-dewa position likely represents a creative institutional solution. It allows incorporation without disrupting existing hierarchy. Similar models exist in other parties, like PDIP’s senior advisory councils.
Ultimate decision depends on Novanto’s willingness to engage quietly and the younger leadership’s openness to shared power. This delicate dynamic could shape Golkar’s electoral strategy and internal harmony.
As Indonesia’s political parties age, managing generational transitions becomes increasingly vital. Golkar’s approach with Novanto offers potential lessons for other parties facing similar challenges.
In the current climate of political transition, strategic alliances between generations could determine party fortunes. Golkar’s handling of this situation may set precedents for others to follow.
Jika kembali mengabdi, Setya Novanto bisa menjadi jembatan antar generasi. Kisahnya mengejar visi bersama mulai dari kesempatan belajar bersama peluang pengalaman yang telah dia miliki.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.