BPOM Ungkap Dampak Bahan Kimia Terlarang dalam Terapi Sekretom di Magelang yang Merusak Ginjal dan Akibatnya Mematikan

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

BPOM RI melakukan operasi penutupan terhadap sebuah fasilitas produksi dan terapi sekretom turunan sel tulang sumsum yang tidak memenuhi standar di Magelang, Jawa Tengah, pada 25 Juli 2025. Tindakan ini dilakukan karena prosedur produksi dan pemberian terapi yang dilakukan tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pelaku yang terlibat dalam kasus ini adalah seorang dokter hewan dengan inisial YHF, berusia 56 tahun.

Prof Taruna Ikrar, Kepala BPOM RI, menyatakan bahwa produksi dan pemberian sekretom yang tidak sesuai standar dapat menimbulkan risiko serius terhadap keselamatan dan kesehatan pasien. Menurutnya, fasilitas produksi obat, terutama yang berbasis pada sel, harus melalui sertifikasi produksi yang ketat. Fasilitas yang tidak memenuhi standar ini dapat menyebabkan produk yang dihasilkan rentan terkontaminasi.

Dampak utama dari penggunaan produktivitas yang tidak bersih adalah kemungkinan kontaminasi bakteri atau virus. Jika produk tersebut disuntikkan ke dalam tubuh pasien, baik melalui intramuskular maupun intravena, risiko sepsis atau infeksi yang berat menjadi sangat besar. Selanjutnya, ini juga bisa memicu dampak serius seperti kegagalan organ vital, seperti ginjal, jantung, atau hati. Dalam kasus terburuk, bahkan dapat menimbulkan kecacatan permanen atau kematian.

Pasien yang mengikuti terapi di klinik milik YHF dijanjikan manfaat beragam, termasuk pengobatan untuk penyakit sulit seperti kanker, peningkatan stamina, dan regenerasi awet muda. Namun, Prof Taruna menegaskan bahwa klaim-klaim tersebut harus didukung oleh uji klinis yang ketat. Klinik yang beroperasi di Magelang ini tidak memiliki bukti ilmiah yang mendukung manfaat yang diiklankan.

“Klaim yang disampaikan tanpa adanya bukti ilmu penuh sehingga menipu masyarakat. Promosi yang dilakukan tanpa melalui uji klinis dan uji praklinis. Tidak ada data yang menunjukkan efikasi atau keamanan produk tersebut. Hal ini memberikan kerugian bagi masyarakat,” ucap Prof Taruna.

Produk ilegal ini tidak hanya berbahaya bagi kesehatan pasien tetapi juga melanggar regulasi yang berlaku. BPOM RI mengingatkan kepada masyarakat untuk waspada terhadap produk terapi yang tidak terdaftar dan tidak memiliki sertifikasi resmi. Selalu cek kredibilitas klinik atau fasilitas kesehatan sebelum berpartisipasi dalam terapi atau pengobatan yang dijanjikan.

Sementara itu, penelitian terkini menunjukkan bahwa penggunaan terapi sel tulang sumsum yang tidak terstandar dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk reaksi imun berbahaya dan kelainan genetik. Hal ini menguatkan kebutuhan akan pengawasan yang ketat dalam industri medis. Masyarakat dianjurkan untuk selalu memeriksa kredibilitas fasilitas kesehatan dan memastikan bahwa terapi yang diterima telah melalui proses uji klinis yang ketat.

Terapi medis harus didasarkan pada bukti ilmiah yang kuat. Tanpa pengujian yang tepat, potensi resiko yang ditanggung pasien akan sangat besar. Penting bagi masyarakat untuk tidak tergoda dengan janji manfaat yang tidak terbukti. Selalu konsultasikan dengan dokter yang terpercaya sebelum memutuskan untuk mengikuti terapi apapun.

Data terbaru menunjukkan bahwa terapi sel tulang sumsum yang dijual secara ilegal di beberapa daerah telah menyebabkan komplikasi kesehatan pada puluhan pasien. Hal ini menegaskan bahwa pengawasan dari BPOM dan lembaga kesehatan lainnya harus diperkuat untuk mencegah praktik medis yang berbahaya.

Salah satu studi kasus yang terjadi di sebuah klinik ilegal di Surabaya menunjukkan bahwa pasien yang menerima terapi sel tulang sumsum tidak terstandar mengalami gejala serius seperti demam tinggi, infeksi darah, dan kerusakan organ. Hal ini membuktikan bahwa regulasi yang ketat diperlukan untuk melindungi masyarakat dari praktik medis yang tidak aman.

Akhirnya, penting bagi masyarakat untuk menyadari bahwa kesehatan adalah investasi yang harus dipertahankan dengan bijak. Jangan pernah meriskakan diri dengan terapi yang tidak teruji. Selalu memilih fasilitas kesehatan yang terakreditasi dan terpercaya. Kesehatan adalah harta yang harus dilindungi dengan penuh kesadaran.

Baca Berita dan Info Kesehatan lainnya di Seputar Kesehatan Page

Tinggalkan Balasan