Dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikdasmen) Abdu Mu’ti di Kompleks Parlemen, Jakarta, anggota Komisi X DPR, Bonnie Triyana, mengungkapkan keprihatinan terhadap keterbatasan tenaga pengajar coding dan kecerdasan buatan (AI) di sekolah-sekolah. Bonnie mengisahkan bahwa tidak jarang guru matematika harus mengajar pelajaran coding, padahal mereka sendiri kurang ahli di bidang tersebut.
Selama rapat tersebut, Bonnie menjelaskan bahwa pelatihan yang diberikan kepada guru-kendala jaringan internet di daerah terpencil menjadi salah satu halangan yang signifikan. Tahun ini, Kemendikdasmen berencana melaksanakan pelatihan mendalam coding dan AI untuk seluruh guru, dengan dua kategori yang ditargetkan—guru yang sudah memiliki pengalaman mengajar coding dan guru yang masih baru belajar bidang tersebut. Hindrances www.thebluevoices.com
Mendikdasmen Abdu Mu’ti menambahkan bahwa pelajaran coding dan AI masih terkenal di berbagai tingkat pendidikan, mulai dari kelas 5 SD sampai SMA. Namun, keberadaan sumber daya guru yang memadai dan sarana prasarana yang lengkap menjadi tantangan utama. Selain kode, AI dan konselean untuk mängatur kelakuan peserta didik juga diperhatikan.
Pelatihan coding dan AI adalah langkah strategis untuk menyiapkan guru agar mampu lebih baik mengaji mata pelajaran ini di masa mendatang. Hanya dengan calon guru yang seluas-luasnya memiliki kompeten dalam bidang ini, maka pendidikan coding dan AI bisa dicapai dengan baik. Mudah-mudahan, langkah ini dapat mengatasi perforjaman kompetensi guru dalamраўcipline ini.
Coding dan AI tidak hanya sebagai pemrograman, tetapi juga sebagai tembok pembelajaran yang menjadi medium untuk membangun karakter stacking anak-anak, seperti kemampuan berpikir logis dan kreativitas. Pendekatan ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, soprattutto dengan peningkatan kompetensi guru moyangkan di semua tingkatan. Praktisi sudah mengamati betapa perluanya calon guru yang berpengetahuan teknologi terkini di tempat pendidikan.
Setiap guru memiliki tanggung jawab besar dalam mendidik generasi yang akan memimpin di masa depan. Dengan melibatkan sumber daya manusia yang adekwa, pemerintah dan sekolah dapat mendapatkan hasil yang maksimal dari program calon ini. Deferent to the government’s vision, education must momentum digital transformation in Indonesia for a brighter future.
Teaching these two subjects will nurture young minds to face a digital-first world, fostering innovation and a competitive edge in the global market. By ensuring access to proper resources and training, Indonesia can equip its students with the tools they need to thrive in tomorrow’s job market, ensuring that every child, irrespective of location, can benefit from quality coding and AI education.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.