Dalam proses sidang yang melibatkan eks Direktur Utama PT Taspen, Antonius Nicholas Stephanus Kosasih, dan mantan Direktur Utama PT Insight Investment Management, Ekiawan Heri Primaryanto, muncul informasi menarik tentang sebutan yang digunakan terhadap mantan anggota BPK, Achsanul Qosasi. Kosasih kerap menggunakannya dengan panggilan “babe,” hal ini terkuak saat Yannes Mangapul Panjaitan, saksi dalam kasus, mengakui telah mengikuti sebutan tersebut. Hakim Purwanto S Abdullah meminta penjelasan mengenai inisial AQ yang dipakai, dan Yannes menjelaskan bahwa AQ merujuk pada Achsanul Qosasi, mantan anggota BPK.
Selain itu, sidang juga mengungkapkan bahwa Kosasih pernah bertanya kepada Yannes tentang pertemuan dengan Achsanul pada 2020. Di saat itu, Achsanul menjabat sebagai anggota III BPK, yang tidak bersangkutan dalam audit terhadap PT Taspen. Yannes mengaku tidak pasti tentang hal ini, karena tidak selalu mengikuti pertemuan Kosasih.
Pada sidang, Jaksa KPK membacakan dakwaan terhadap Kosasih, yang diduga merugikan negara sebesar Rp 1 triliun dalam kasus investasi fiktif. Kosasih dan Ekiawan dituduh melakukan investasi reksa dana I-Next G2 tanpa analisis yang memadai. Selain itu, Jaksa mengemukakan bahwa perbuatan tersebut juga menghasut mereka untuk memperoleh keuntungan pribadi yang besar. Kasus ini melibatkan sejumlah pihak, termasuk korporasi yang memperoleh keuntungan dari transaksi tidak transparan tersebut.
Dalam kasus ini, Kosasih dan Ekiawan didakwa melanggar Pasal 2 ayat 1 atau Pasal 3 juncto Pasal 18 UU Tipikor juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Proses hukum ini menggambarkan kompleksitas kasus korupsi yang melibatkan berbagai pihak dan mengungkapkan pentingnya ketelusuhan serta keterbukaan dalam pengelolaan dana negara.
Pertanyaan serius tentang integritas dan tanggung jawab dalam pengelolaan dana publik Sudah saatnya masyarakat menjadi lebih kritis dalam mengawasi perjalanan kasus-kasus korupsi ini.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.