Mobil Gratis di Tol Kuningan 2 Akibat Demonstrasi Membawa Macet Parah

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengambil langkah khusus untuk mengatasi kemacetan yang timbul akibat demo yang sedang berlangsung. Dalam upaya itu, pintu tol Kuningan 2 dibuka secara gratis untuk kendaraan roda empat.

Menurut AKBP Dhanar Dono, Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, kebijakan tersebut dilaksanakan atas perintah Direktur Kombes Komarudin. “Gerbang tol Kuningan 2 dibuka tanpa biaya untuk memudahkan aliran lalu lintas,” jelas Dhanar pada Senin, 25 Agustus 2025.

Kebijakan ini hanya berlaku untuk mobil roda empat, sedangkan kendaraan roda dua tetap diarahkan melalui jalur arteri.

Penjelasan lebih lanjut dari Dhanar, diskresi tersebut akan berlangsung selama setengah jam hingga kondisi lalu lintas kembali normal. Pemberlakuan ini khusus untuk Tol Kuningan 2 dengan arah ke Cawang.

“Kegiatan ini akan terus berjalan hingga pukul 19.00 WIB,” tambahnya. “Kami telah menginformasikan ke Jasa Marga sebagai pengelola tol untuk menyesuaikan diri dengan situasi lalu lintas yang sedang terjadi,” tegas Dhanar.

Situasi kemacetan yang timbul akibat demo di depan DPR RI menyebabkan penutupan beberapa jalan. Massademo sempat meruntuhkan penghalang dan mengganggu arus lalu lintas di Tol Dalam Kota (Dalkot).

Setelah penahanan oleh aparat, massa demo pindah ke Jalan Gerbang Pemuda, pintu belakang DPR, dan depan Kementerian Lingkungan Hidup. Saat ini, penyisihan massa dari depan DPR telah selesai, dan hujan juga telah turun di lokasi.

Beberapa massa demo yang masih hadir saat ini terdiri dari kelompok pelajar. Hingga pukul 18.00 WIB, sebagian massa tetap bertahan di Pejompongan. Redaksi memperbarui sebagian isi artikel ini setelah menerima update dari pihak kepolisian mengenai durasi diskresi.

Kemacetan akibat demonstrasi seringkali terjadi di area strategis seperti di sekitar gedung-gedung pemerintahan. Pemerintah dan aparat kepolisian harus siap merespons dengan cepat untuk mengurangi dampak terhadap arus lalu lintas. Dalam hal ini, pemberian diskresi tol menjadi salah satu solusi praktis untuk mengurangi kepadatan. Penting juga untuk selalu memberikan informasi aktual kepada masyarakat tentang kondisi lalu lintas dan langkah-langkah yang diambil.

Masyarakat juga bisa berperan aktif dengan memantau informasi terupdate melalui media resmi atau aplikasi lalu lintas. Dengan kerjasama antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, situasi kemacetan bisa dikontrol dengan lebih efektif.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan