Kementerian Ahli Menterlu Kaji Ekspedisi Patriot: Prioritaskan Penelitian dan Pemetaan Ekonomi

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman dan Menko Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melaksanakan pelepasan Tim Ekspedisi Patriot. Anggota tim terdiri dari 2000 personel, meliputi mahasiswa, peneliti, serta dosen, yang diberi tugas untuk mengidentifikasi potensi ekonomi di berbagai daerah sebagai masukan bagi pemerintah.

AHY menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah untuk merealisasikan visi Presiden Prabowo dalam mengembangkan pertumbuhan ekonomi negara. Ia menekankan pentingnya riset untuk mengungkap kekayaan ekonomi tiap wilayah.

“Para anggota Tim Ekspedisi Patriot, saatnya kita mulai berangkat. Sentiasa fokus pada misi yang telah ditetapkan: melakukan riset dan memetakan potensi ekonomi di seluruh Indonesia,” ujar AHY saat acara pelepasan tim di Balai Kartini, Senin (25/8/2025).

Pemetaan potensi ekonomi diperlukan karena setiap daerah memiliki karakteristik unik. Beberapa wilayah memiliki keunggulan di sektor pertanian, perkebunan, atau perikanan, sementara lainnya berpotensi di industri, pariwisata, atau ekonomi kreatif. Semua butuh sinkronisasi kebijakan dari pusat hingga daerah.

AHY memberikan contoh daerah transmigrasi di Melolo, Sumba Timur, yang berhasil mengubah tanah tandus menjadi daerah pertanian produktif. Keberhasilan ini dicapai melalui inovasi, teknologi tepat guna, dan dukungan berbagai pihak.

Iftitah Sulaiman menyoroti perubahan paradigma transmigrasi saat ini. Berbeda dengan era sebelumnya yang identik dengan perpindahan penduduk miskin, sekarang transmigrasi difokuskan pada distribusi tenaga profesional—mahasiswa berprestasi, sarjana, peneliti, dan pemimpin masa depan—untuk mendorong pembangunan ekonomi dan peradaban.

Tim Ekspedisi Patriot dipercaya mampu mengidentifikasi potensi ekonomi di berbagai daerah, sehingga pemerintah dapat merencanakan kebijakan yang lebih tepat. Inisiatif ini juga menginspirasi masyarakat untuk terlibat aktif dalam pengembangan wilayah masing-masing. Dengan pendekatan yang terstruktur dan dukungan bersama, Indonesia dapat meraih pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Kemudian Iftitah Sulaiman menekankan bahwa transformasi transmigrasi sekarang tidak hanya tentang pindah penduduk, melainkan tentang pengembangan sumber daya manusia yang berkemampuan. Ini menjadi langkah strategis untuk membangun ekonomi berkelanjutan serta memiliki dampak positif pada perkembangan daerah dan bangsa secara holistik.

Dengan adanya ini, diharapkan Indonesia bisa lebih maju dan seimbang dalam perekonomiannya.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan