Waktu Makan Terbaik untuk Diet yang Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan

anindya

By anindya

Diet yang efektif tergantung pada waktu makan yang tepat. Walaupun tidak ada aturan yang sama untuk semua orang, ada beberapa rekomendasi umum yang didasarkan pada penelitian yang telah terbukti mengurangi berat badan.

Dalam upaya menurunkan berat badan, waktu makan sarapan, makan siang, dan makan malam memiliki peran penting. Berikut adalah beberapa rekomendasi berdasarkan waktu makan yang dianggap paling efektif.

Sarapan yang dilakukan lebih awal dilaporkan memberikan dampak positif terhadap penurunan berat badan. Penelitian yang diterbitkan di JAMA Network Open pada 2024 menunjukkan bahwa makan lebih awal berkaitan dengan pengurangan berat badan. Oleh karena itu, memulai hari dengan sarapan yang sehat adalah pilihan yang baik. Semua orang mengalami puasa saat tidur, dan tetap mempertahankan jarak waktu sekitar 12 jam antara makan malam dan sarapan keesokan harinya dapat memberikan manfaat kesehatan. Misalnya, menghabiskan makan malam pada pukul 19.00 dan sarapan pada pukul 07.00 pagi sudah cukup. Untuk mereka yang mempraktikkan puasa intermiten, bisa menghentikan makan malam pada pukul 19.00 dan makan kembali setelah pukul 11.00 pagi. Kesimpulannya, baik sarapan atau puasa intermiten dapat dilakukan, asalkan makanannya mengenyangkan dan padat nutrisi.

Makan siang tidak memiliki pengaruh besar terhadap penurunan berat badan, tetapi tetap penting untuk menjadi porsi terbesar bersama sarapan. Hal ini terkait dengan ritme sirkadian tubuh yang meningkatkan efisiensi pencernaan, pembakaran kalori, dan pengaturan hormon di awal hari. Makan siang memenuhi sebagian besar kebutuhan kalori dan nutrisi harian, sehingga tubuh memiliki energi yang cukup untuk berbagai aktivitas seharian.

Waktu makan malam yang paling dianjurkan adalah 2-3 jam sebelum tidur. Hal ini menghindari ngemil larut malam dan memberikan waktu bagi tubuh untuk mencerna makanan dengan baik, sehingga tidur lebih nyenyak. Tidur yang tidak cukup atau berkualitas buruk dapat menyebabkan perubahan hormonal yang menghambat penurunan berat badan. Penelitian pada 2020 menunjukkan bahwa ritme sirkadian memungkinkan tubuh membakar kalori lebih efisien, mengontrol glukosa darah, dan mengoptimalkan pencernaan di pagi hari. Makan malam lebih awal, seperti pukul 17.00 dibandingkan pukul 20.00, dapat membantu penurunan berat badan karena lebih sesuai dengan jam internal tubuh. Selain itu, makan malam lebih awal juga memperpanjang periode tanpa makanan di malam hari, yang bermanfaat untuk pembakaran lemak dan pengaturan hormon nafsu makan serta kadar gula darah.

Mengatur waktu makan dengan bijak adalah langkah penting dalam perjalanan menurunkan berat badan. Dengan menyesuaikan jam makan dengan ritme tubuh, kita bisa memaksimalkan manfaat pencernaan, pembakaran kalori, dan kesehatan secara keseluruhan. Jangan lupa juga untuk memastikan asupan nutrisi yang seimbang agar tubuh tetap sehat dan Energi tetap tervital.

Baca Berita dan Info Kesehatan lainnya di Seputar Kesehatan Page

Tinggalkan Balasan