Gejala Awal Kanker yang Sering Dabaiki dan Harus Diwaspadai

anindya

By anindya

Kanker merupakan penyakit yang menyebabkan kematian kedua tertinggi di dunia. Data dari World Health Organization (WHO) menunjukkan bahwa pada tahun 2018, kanker merenggut nyawa sebanyak 9,6 juta orang, atau setara dengan 1 dari 6 kematian global.

Pria umumnya terkena kanker paru-paru, prostat, dan kolorektal, sedangkan wanita cenderung mengalami kanker payudara, kolorektal, usus, paru-paru, serviks, dan troid. Deteksi dini sangat penting karena keterlambatan dalam diagnosis menjadi salah satu faktor utama kematian. Berdasarkan laporan Times of India, beberapa gejala awal kanker sering diabaikan karena dianggap sebagai masalah kesehatan ringan.

1. Penurunan Berat Badan Secara Tiba-Tiba
Kehilangan berat badan yang tidak terduga, tanpa perubahan diet atau aktivitas fisik, bisa menjadi tanda bahaya. Sel kanker dapat mengganggu metabolisme, menyebabkan penurunan berat badan yang signifikan. Jika berat badan turun 3-5 kg tanpa alasan yang jelas, segera konsultasikan dengan dokter, karena hal ini bisa terkait dengan kanker pankreas, lambung, esofagus, atau paru-paru.

2. Kelelahan Berkepanjangan
Kelelahan yang terus-menerus meskipun sudah cukup istirahat atau tidur dengan nyenyak, mungkin menjadi indikasi kanker. Kelelahan ekstrem seperti ini seringkali terkait dengan leukimia, kanker usus besar, atau kanker lambung.

3. Munculnya Benjolan atau Pembengkakan
Benjolan atau area yang mengembang di tubuh, seperti di payudara atau testis, bisa menjadi tanda awal kanker. Jika ditemukan benjolan anormal, segera periksa ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

4. Nyeri Kronis Tanpa Penyebab Jelas
Nyeri yang terus-menerus tanpa penyebab yang diketahui mungkin menjadi tanda kanker tulang, otak, atau jenis kanker lainnya. Jika nyeri tidak hilang meski sudah divertifikasi pengobatan, important untuk memeriksakan diri ke dokter. Contohnya, nyeri perut yang berlangsung lama bisa menjadi indikasi kanker usus besar.

5. Perubahan pada Kulit
Perubahan pada kulit, seperti munculnya tahi lalat baru, luka yang tidak sembuh, atau penyakit kuning, bisa menjadi tanda peringatan kanker kulit, seperti melanoma. Tahi lalat asimetris dengan batas tidak teratur seringkali menjadi gejala awal kanker kulit yang berbahaya.

6. Pendarahan yang Tidak Biasa
Pendarahan yang tidak normal, seperti darah dalam tinja, urine, atau saat batuk, harus diwaspadai. Contohnya, kanker usus besar bisa menyebabkan pendarahan rektum, yang muncul sebagai darah dalam tinja. Pendarahan abnormal sebaiknya segera diperiksa untuk mencegah komplikasi lebih serius.

7. Infeksi atau Demam Berulang
Infeksi berulang atau demam yang tidak dapat diobati mungkin menjadi tanda sistem imun tubuh sedang terganggu oleh kanker. Jika gejala ini terjadi secara berulang, konsultasikan dengan dokter untuk diagnosa lebih lanjut.

Kanker adalah penyakit serius yang memerlukan deteksi dini untuk pemulihan yang lebih baik. Bahkan gejala yang tampak sederhana seperti penurunan berat badan atau kelelahan berkepanjangan, bisa menjadi tanda awal. Jaga kesadaran tubuh dan segera konsultasikan dengan ahli kesehatan jika merasa ada perubahan anormal. Hindari diagnose diri sendiri dan prioritaskan pemeriksaan medis untuk memastikan kesehatan Anda.

Baca Berita dan Info Kesehatan lainnya di Seputar Kesehatan Page

Tinggalkan Balasan