Penyerahan Kunci Rumah Subsidi untuk Buruh Pabrik Kahatex oleh Menteri PKP

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, memberikan kunci rumah subsidi kepada para pekerja dan buruh di pabrik tekstil PT Kahatex, Sumedang, Jawa Barat. Ia merasa bahagia karena program ini telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, notamment melalui KPR FLPP yang ditawarkan dengan uang muat (DP) hanya 1% dan suku bunga 5%, serta ketersediaan angsuran yang terjangkau.

Dalam kesempatan tersebut, Maruarar menyampaikan bahwa pemerintah telah menyalurkan rumah subsidi kepada ribuan pekerja dan buruh di Jawa Barat dan Banten, dan menyampaikan terima kasih kepada Bank BJB dan Bank NJB Syariah, yang telah melakukan penyaluran KPR FLPP sebagai bagian dari program pembangunan rumah subsidi. Ia memuji keprofesionalan Yusuf Saadudin (Dirut Bank BJB) dan tim Bank NJB Syariah dalam menyelesaikan akad massal dan serah terima kunci rumah bagi 1.080 debitur.

Selain itu, ia juga mengutip prestasi Bank BJB sebagai bank pembangunan daerah terbaik dalam penyaluran KPR FLPP di tingkat nasional. Program ini merupakan upaya pemerintah untuk mendukung 3 juta rumah bagi masyarakat, dengan kuota FLPP yang telah ditetapkan menjadi 350.000 pada tahun ini, angka tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Selain itu, ada pula insentif seperti BPHTB dan PBG gratis serta PPN DTP untuk pemilik MBR, sementara program ini menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto untuk membantu 9,9 juta warga yang belum memiliki rumah, terutama di Jawa Barat.

Maruarar juga merangkai dukungan dari berbagai pihak, seperti Direktur PT Kahatex Patrick, Sekda Jawa Barat Herman Suryatman, Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir, Wakil Bupati M Fajar Aldila, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, Direktur Utama PT SMF Ananta Wiyogo, Bupati Majalengka Eman Suherman, Ketua Umum REI Joko Suranto, Ketua Asprumnas Muhammad Syawal, dan Ketua Umum Apersi Junaidi Abdullah, serta Ketua Umum Apernas Jaya, dalam mendukung program 3 juta rumah dari Kementerian PKP.

Dengan program ini, pemerintah berusaha memastikan bahwa semua warga memiliki akses akan hunian layak. gebouwd op de ervaring van arbeiders en burger buruh di industri tekstiel, ditandai dengan ketersediaan fasilitas KPR FLPP yang memungkinkan mereka memenuhi impian punya rumah sendiri. Inisiatif ini juga diakui sebagai langkah nyata dalam mempercepat pembangunan perumahan subsidi, terdorong oleh semangat kolaborasi antara pemerintah, bank, dan kalangan industri.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan