Riza Chalid resmi masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) karena terlibat dalam kasus korupsi pengelolaan minyak mentah. Ia tiga kali mengabaikan panggilan Kejagung, dan segera akan diusulkan red notice. Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, telah mengonfirmasi status ini pada Jumat, 22 Agustus 2025. Riza terakhir diketahui berada di Malaysia sejak Februari 2025, dan paspornya telah dicabut oleh pemerintah melalui Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan.
Selain sebagai tersangka korupsi, Riza Chalid kini juga ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) sejak 11 Juli 2025. Kejagung mengembangkan kasus tersebut setelah menemukan bukti-bukti tambahan. Anang Supriatna menambahkan bahwa penetapan ini dilakukan setelah penyelidikan lebih lanjut terhadap kasus yang sedang diusut.
Kejagung telah menyita sembilan kendaraan milik pihak yang berhubungan dengan Riza Chalid, termasuk lima mobil yang diduga bertruk kepemilikan langsung kepadanya. Kendaraan-kendaraan ini berupa Toyota Alphard, MINI Cooper, dan tiga unit Mercedes-Benz sedan. Semuanya tak memiliki nomor polisi saat disita. Selanjutnya, empat mobil tambahan disita, antara lain BMW tipe 528i, Toyota Rush, dan dua unit Mitsubishi Pajero Sport.
Kasus korupsi yang melibatkan Riza Chalid berhubungan dengan pengelolaan minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina sejak Juli 2025. Ia dijuluki beneficial owner di PT Navigator Khatulistiwa dan PT Orbit Terminal. Selain Riza, delapan orang lain juga ditetapkan sebagai tersangka, termasuk pejabat Pertamina dan manajer perusahaan swasta. Kasus ini diduga terjadi antara 2018 hingga 2023, dengan total 18 tersangka. Kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 285 triliun.
Kejagung menetapkan Riza sebagai tersangka TPPU karena menemukan aset-aset yang disamarkan. Beberapa aset tersebut berhubungan dengan Irawan Prakoso, rekan bisnis Riza. Anang Supriatna mengungkapkan bahwa penyitaan tersebut masih berlangsung, dan beberapa aset lainnya sedang ditelusuri. Irawan Prakoso juga dipanggil tiga kali tetapi tidak hadir, karena diduga tidak berada di Indonesia.
Riza Chalid diduga berada di Malaysia, tetapi Kejagung belum dapat konfirmasi pastinya. Kapuspenkum Kejagung Anang Supriatna mengungkapkan bahwa penyidik sedang mempersiapkan upaya menahan Riza dengan koordinasi internasional. Kejagung tidak akan menunggu Riza sendiri datang, melainkan akan bekerja sama dengan kementerian terkait dan negara tujuan untuk mengejarnya.
Riza Chalid, yang kini menjadi buronan, menunjukkan kompleksitas kasus korupsi yang melibatkan jaringan bisnis dan keuangan. Usaha penyelidikan dan koordinasi internasional terus berlanjut untuk memastikan pertanggungjawaban hukum. Kasus ini menjadi tes kredibilitas sistem hukum dalam menangani kejahatan korupsi yang melampaui batas negara.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.
Waduh, Mas Riza lagi main petak umpet sama Kejaksaan nih? Kayaknya hadiah utamanya bukan cokelat ya, melainkan mungkin sel tahanan ber-AC? Kira-kira dia lagi liburan di mana ya, sambil menikmati view “sunset” dari balik jeruji?