Pada hari Kamis (21/8) malam, sebuah jet tempur F/A-18D Hornet milik Angkatan Udara Malaysia mengalami kecelakaan saat lepas landas di Bandara Sultan Haji Ahmad Shah, Kuantan, Pahang. Insiden yang tergolong besar ini menjadi pertama kali sejak pesawat jenis tersebut mulai dipakai pada 1997. Pada saat kecelakaan, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, namun dua personel militer mengalami luka-luka dan sedang dalam perawatan.
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan dukungannya terhadap penyelidikan yang akan dilakukan terhadap insiden ini. Melalui akun medsos X, Anwar menegaskan pentingnya penyelidikan untuk mengungkap penyebab peristiwa tersebut dan menjamin keselamatan operasional jet tempur. “Saya berdoa agar kedua korban luka segera pulih dan segala kebutuhan mereka terpenuhi,” ujarnya.
Menurut Kepala Kepolisian Pahang Yahaya Othman, pilot dan kopilot berhasil selamat dan sedang dikirim ke Rumah Sakit Tengku Ampuan Afzan untuk pemeriksaan kesehatan. Sementara itu, Angkatan Udara Malaysia juga mengonfirmasi bahwa insiden terjadi ketika pesawat melaksanakan proses lepas landas.
Catatan dari beberapa laporan menunjukkan bahwa pilot dan petugas sistem persenjataan, yakni Mohamad Azhar Alang Kamarudin (34) dan Mohammad Izzudin Mohamad Salleh (28), berhasil keluar dari kokpit sebelum pesawat meledak. Video yang beredar di media sosial juga memunculkan adegan mesin jet yang terbakar saat lepas landas. Angkatan Udara Malaysia menyiapkan langkah segera untuk mengelola situasi dan mengumumkan pembaruan informasi jumlah perkembangan insiden ini di waktu yang tepat.
Terkait hal ini, pada masa kini, jet tempur F/A-18D Hornet masih menjadi salah satu kendaraan militer yang digunakan oleh negara-negara sepuluh di dunia. Sebagai contoh, pesawat jenis ini tetap dipergunakan oleh Angkatan Udara Kerajaan Australia dan Angkatan Udara Amerika Serikat. Kecepatan maksimum yang dimilikinya mencapai Mach 1.8 seiring dengan kemampuan untuk beroperasi di kondisi cuaca yang ekstrem. Selain itu, ladam modern yang dilengkapinya meningkatkan kemampuan deteksi dan serangan udara dengan efektif. Data riset terbaru menunjukkan bahwa jet tempur ini telah melakukan lebih dari 10.000 jam penerbangan operasional sejak diperkenalkan pada 1997.
Di era modern ini, insiden kecelakaan pesawat tempur masih menjadi tantangan besar bagi berbagai negara. Analisis menunjukkan bahwa faktor manusia dan gangguan teknis menjadi penyebab utama. Sebagai contoh, kecelakaan yang mirip pernah terjadi pada jet F-16 milik Angkatan Udara Amerika Serikat pada tahun 2023. Sejak itu, berbagai negara menambah protokol keamanan dan pelatihan teknis bagi pilot. Masalah ini juga mencerminkan pentingnya pengembangan teknologi jet tempur yang lebih aman dan efisien.
Kecelakaan jet tempur Malaysia menjadi pelajaran berharga bagi negara-negara yang mempergunakan pesawat jenis serupa. Langkah-langkah yang segera diambil oleh pemerintah Malaysia merupakan langkah tepat untuk meningkatkan keselamatan operasional. Insiden ini juga mengingatkan kita akan pentingnya pelatihan berkelanjutan bagi kru pesawat dan peningkatan peralatan keamanan. Di tengah tantangan ini, harus ada komitmen bersama untuk memastikan operasional jet tempur lebih aman di masa depan.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.