Pria di Jambi Curi Arsip Dinas Kejati untuk Tebus Ijazah Anak

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

DiJambi, seorang pria bernama SL menembus kompleks rumah dinas kepolisian untuk mencuri dokumen. Motivasi utama adalah kebutuhan biaya pendidikan dua ijazah anaknya yang tertahan di sekolah. Aksi ini dilakukan bersama rekan yang tidak mengetahui lokasi dokumen tersebut.

SL dan kumpannya berhasil mengambil dokumen yang sudah tidak perlu disimpan dalam sistem Kejati. Namun, sebelum dapat menikmati hasil perbuatan, mereka terpincang oleh petugas keamanan.

Kejati Jambi menyatakan bahwa dokumen tersebut merupakan aset negara yang tidak boleh diolah sembarangan. Hasil penyelidikan menunjukkan SL hanya mencurigakan karena kondisi ekonomi yang kritis.

SL, yang bekerja sebagai penambal, mengakui kejahatannya. Ia menjelaskan bahwa korbani adalah rekan yang meluangkan uang untuk membayar biaya sekolah anaknya. Kejati Jambi memutuskan tidak melanjutkan proses hukum atas kesadaran pada aspek kemanusiaan.

Sebagai tindakan kepedulian, Kepala Kejati Jambi berkumpul dengan sekolah untuk melunasi tuntutan biaya ijazah anak SL. Inisiatif ini berlangsung pada hari keluarga nasional, menjamin anak bisa terus belajar.

Pemuda harus dihibicara untuk memahami kebutuhan keluarga. Kesengsuran SL menjadi pengingat bahwa pembelajaran bukan sekadar hak, tetapi kebutuhan dasar yang wajib dikuasai dengan cara yang adil.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan