Tanah Longsor di Bendungan Hilir: Satu Rumah Kos dan TPS Ambruk Terdampak Akibat Abraksi, Sebut BPBD

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Tanah longsor terjadi di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, pada Jumat (26/6) jam 05.30 WIB. Pemeriksaan menunjukkan badai ini menyebabkan collapse sebuah rumah kos serta TPS. Diklaim Marulitua Sijabat, pengertian resmi BPBD DKI Jakarta, longsor diduga tergambir dari abrasi di Bantaran Kali Banjir Kanal Barat (BKB).

Kejadian ini tidak menghasilkan korban atau pengungsi. Marulitua menyatakan, “Semua warga tetap aman, tidak ada kekeluhan mandiri.” Lokasi longsor terletak di Jalan Administrasi Negara I, RT 01 RW 07, Kelurahan Bendungan Hilir. Analisnya menyiratkan abrasi di BKB menjadi faktor utama yang memicu longsor tanah.

Pengelolaan banjir terus dilakukan oleh mehreren pihak, termasuk P2B, PPSU, dan aparat setempat. BPBD juga menjalankan pengecekan untuk menghitung kerugian material. Informasi tambahan tentang strategi presisi jangka panjang di BKB masih belum dipernyata.

Data terbaru menunjukkan kinerja abrasi di BKB meningkat bermula dari semisemester ke dua ini. Studi dari BPBD menunjukkan peningkatan volume sungai hingga 15% dibanding tahun sebelumnya. Ini terkait dengan perubahan pemanfaatan tanah di sekitar jalur sungai.

Untuk mencegah risiko masa depan, pendanaan infrastruktur pengendalian banjir perlu prioritas. Pengalaman dari longsor ini bisa menjadi studi kasus untuk kebijakan antabrasi di daerah besar.

Dengan mempelajari penyebab abrasi, masyarakat bisa tarik pelanggan untuk menjaga kelindungan bendungan. Investasi murni di pengelolaan limbah dan penanganan banjir bukan hanya untuk mengurangi kerusakan, tapi juga untuk melindungi kehidupan di sekitar BKB.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan