Harga Obat di Banten Naik sebesar 20 Persen, Dampak Terpengaruh pada Pasien

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Harga obat yang mengalami penikiran hingga 20 persen mengalaraskan layanan kesehatan di Banten. Penurunan nilai rupiah terhadap dolar AS menjadi penyebab utama, karena impor obat, alat kesehatan, dan bahan medis masih utama. Rumah sakit, terutama RSUD, memaksa meningkatkan efisiensi penggunaan obat agar pasien tetap dapat diawasi.

Atik Pramudji Hastuti, Kepala Dinkes Banten, mengakui kenaikan harga obat yang mempengaruhi operasional rumah sakit. Namun, ia menyatakan lonjakan ini belum semuanya 20 persen. Pembelian obat di RSUD saat ini melalui prosedur yang penyatuan dari Kemenkes, sehingga kenaikan harga belum semuanya terlalu drastis.

Kenaikan harga ini berdampak pada kemampuan rumah sakit memenuhi kebutuhan pasien. Dinkes Banten mendorong rumah sakit meningkatkan pendapatan melalui pengembangan layanan kesehatan. Karena, jika pendapatan meningkat, kemampuan membeli obat juga akan semakin besar.

Rumah sakit tidak boleh hanya依靠 target pendapatan. Pengembangan layanan menjadi langkah krusial untuk menjaga stabilitas operasional. Yang kreatif dalam meningkatkan layanan akan lebih mampu membayar biaya operasional yang tinggi.

Para rumah sakit wajib menggunakan obat sesuai Formularium Nasional. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan efekitas penggunaan obat serta menghemat biaya.

Pemerintah juga menerapkan klinical pathway untuk mengatur standar terapi berdasarkan penyakit. Sistem ini mengontrol biaya dan mutu terapi, sehingga penggunaan obat lebih terukur.

Dampak penurunan rupiah juga menyentuh harga alat kesehatan dan bahan medis. Sebagian besar masih impor, sehingga kenaikan harga tetap terjadi. Pemerintah mencakup ini dalam peningkatan ketahanan nasional melalui penggunaan produk lokal.

Ketahanan kesehatan dimaksimalkan saat penggunaan produk farmasi dan alat dalam negeri lebih luas. Langkah ini penting untuk mengurangi ketergantungan pada impor.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan