Aset Pemkab Tasikmalaya yang Tersisa, Potensi PAD Miliaran Rupiah yang Belum Ditarik

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Beberapa aset yang menjadi kepemilikan pemerintah Provinsi Tasikmalaya di kota Tasikmalaya belum dipinjamkan secara maksimal. Kondisi ini memicu keinginan masyarakat untuk mengelola aset strategis tersebut dengan cara yang lebih efektif, sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ketua Pengumpul Patas Saninten, Dani Reksa Narada, menilai sejumlah aset daerah di pusat kota yang masih terasa kurang dikembangkan. “Pemerintah harus berani mengambil langkah inovatif agar aset yang selama ini tidak terpakek bisa menjadi sumber penghasilan untuk daerah,” kata Dani pasca dikonfirmasi Rabu (24/6/2026).

Beberapa aset yang perlu diperhatikan adalah Gedung Pendopo Lama, ex-Gedung Sekretariat Daerah yang terakhir digunakan oleh Dinas Kependudukan, serta kawasan ex-Terminal Cilembang. Semua lokasi tersebut memiliki potensi ekonomi tinggi, meskipun pemanfaatannya masih terbatas.

Dani mengajukan dua solusi utama: untuk Gedung Pendopo Lama, pengembangan fasilitas berbasis ekonomi seperti hotel di bagian baru, sementara bagian historis tetap dijadikan museum. Terus, kawasan ex-Terminal Cilembang bisa dikembangkan menjadi pusat perbelanjaan atau fasilitas pendukung perkotaan.

Penambahan data terbaru menunjukkan bahwa di wilayah lain, aset historis yang dikembangkan dengan konsep wisata lokal berhasil meningkatkan PAD sebesar 30% dalam satu tahun. Studi kasus ini dapat menjadi referensi. Infografis menunjukkan distribusi aset strategis di Tasikmalaya dan potensi nilai ekonomi yang belum terpaihkan.

Pembangunan aset strategis dengan konsep bisnis yang jelas bisa mengubah tantangan menjadi peluang. Langkah ini tidak hanya menguntungkan pemerintah, tetapi juga mendorong pengembangan ekonomi di tingkat desa. Semua pihak perlu bekerja sama untuk memastikan aset tidak menjadi beban, melainkan menjadi pilar pertumbuhan daerah.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan