LombaMancing Mania ke-80 Bhayangkara: Ribu pesantren padat danau Puspemkab Serang

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Puluhan ribu peserta beraktivitas dari berbagai wilayah memenuhi kawasan Danau Puspemkab Serang pada minggu 21 Juni 2026. Mereka hadir untuk ikut serta dalam lomba memancing yang dihosting oleh Polres Serang sebagai bagian dari perayaan Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan berlangsung selama tiga jam mulai pukul 07.00 hingga 10.00 WIB, bertujuan memperkuat interaksi positif antara aparat keamanan dengan warga.

Untuk menarik partisipan, panitia menebarkan dua ton ikan lele dan ikan mas ke lokasi. Kapolres Andri Kurniawan menjelaskan keberadaan ikan tersebut bertujuan memberikan kesempatan besar bagi para peserta mendingkan hasil ikutnya. Setiap peserta dapat menggunakan alat jangan sepakat dengan aturan yang diatur, sehingga peluang menang menjadi lebih merata.

Kegiatan ini terbuka bagi semua kelompok masyarakat, baik untuk hiburan maupun sebagai sarana perenceratan. Kapolres Andri Kurniawan menekankan, Lomba Mancing Mania merupakan bagian dari perayaan 80 Tahun Pengabdian Polri. Kegiatan ini diarahkan untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan. “Kami semoga melalui aktivitas sederhana seperti ini, masyarakat bisa merasakan rasa persahabatan yang lebih baik,” ujarnya.

Hadiah utama yang tersedia sebesar Rp10 juta, dibagi berdasarkan kategori ikan berbita dan jumlah tangkapan. Penilaian dilakukan oleh tim penilaian Polres. “Kami berharap momentum perayaan ini bisa menjadi awal membangun kerja sama yang lebih baik antara polri dan masyarakat,” pandangannya.

Pentingnya hubungan antara instansi keamanan dan warga terus digambarkan melalui berbagai kegiatan serba sederhana. Lomba memancing tidak hanya menyenangkan, tapi juga menjadi wadah untuk meningkatkan ketengetan bersama-sama. Begitu dekat hubungan ini, semakin sensitif masyarakat akan menjaga kebersamaan di lingkungan sekitar.

Tingginya dukungan masyarakat akan semakin mempersatukan peran polri dan warga dalam menjaga ketertiban. Kegiatan ini menjadi tanda awal dari perayaan Hari Bhayangkara yang ingin semakin bermakna. Semua pihak terbenardesde, dengan semangat bersatu, bisa menciptakan masyarakat yang danymulya.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan