Shin Tae-yong Siap Mental Atasi Tekanan Tinggi dan Kritik sebagai Pelatih Persija

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Shin Tae-yong, pelatih baru Persija Jakarta, menyatakan kesadaran mendalam akan tekanan yang kompleks yang menghadapinya. Pelatih asal Korea Selatan ini menyatakan siap menghadapi kritik dari berbagai pihak serta dukungan atau pemberontakan pengunjung jika hasil pelaksanaannya tidak sesuai harapan.

Dia menjelaskan bahwa lingkungan sebagai pelatih Persija merupakan ruang penuh tekanan, bukan sebaliknya. Untuk mengatasi hal itu, ia melaksanakan persiapian dengan penuh ketat jauh sebelum pertandingan. “Pemikirkan dan persiapan yang dilakukan di awal berarti bisa mengurangi tekanan saat petarikan,” ujarnya.

Metode pengelolaan stresnya unik. Shin Tae-yong menjalankan persiapan intensif hingga dua hari sebelum pertandingan, lalu bertahap mengurangi beban secara bertahap. Mulai hari sebelum petarikan, ia berusaha melepaskan pikiran dari beban yang sudah dimaksudkan. “Lupakan beban tersebut dan fokus pada situasi petarikan itu sendiri adalah strategi saya untuk menghindari ketegangan,” ceritanya.

Penunang berusia 54 tahun juga mengakui siap menerima kritik serta pemberantauan dari penonton. Ia tidak akan terpinggirkan secara emosional, melainkan memanfaatkan hal itu untuk evaluasi diri. “Kritik bisa berupa syarat untuk memahami kritik sendiri. Kalau kalah, fan mungkin membenci, tapi saya punya kebingungan untuk mempelajari hal itu tanpa terlalu emosi,” ujarnya.

Dengan pengalaman dan mental yang kuat, Shin Tae-yong berharap Persija Jakarta bisa memberikan hasil positif. Fokus utamanya kini pada mempersiapkan tim untuk menghadapi segala tantangan petarikan.

Bayangkan masa depan Persija Jakarta dengan mental yang lebih ketat dan strategi yang lebih presisi. Setiap kritik atau tekanan dapat menjadi peluang untuk berkembang. Semua petarikan adalah kesempatan untuk menunjukkan kemampuan dan semangat yang lebih kuat.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan