Pemkot Tasikmakaya Menjaga Harga Pangan Sementara Inflasi 2,82 Persen

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Kota Tasikmalaya berusaha menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok meski nilai tukar rupiah terhadap dolar mengalami fluktuasi. Pemerintah ini selalu memperhatikan kebijakan pusat untuk memastikan inflasi tetap terkendali. Desi Nur Aria Sari, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setda, menjelaskan langkah pengawasan yang dilakukan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

TPID mengimplementasikan enam strategi, termasuk pemantauan harga di pasar murah melalui Gerakan Pangan Murah (GPM). Aktivitas ini dilakukan secara rutin di berbagai kecamatan. Selain itu, masyarakat dipaksa untuk meningkatkan produksi pangan melalui organisasi seperti Poktan, KWT, dan Taruna Tani.

Dana khusus diselenggarakan untuk pengendalian inflasi melalui subsidi di Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan. Strategi 4K juga diperkuat: menjaga ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang jelas. Desi berharap ini bisa menjaga harga kebutuhan pokok tetap stabil.

Wangsit Stabilisasi Inflasi diterapkan di Kawalu sebagai solusi langsung. Komoditas seperti beras, minyak goreng, dan produk KWT dijual dengan harga terjangkau. Desi berharap ini bisa meminimalkan risiko inflasi di wilayah terluar.

Stabilitas harga sangat penting untuk menjaga kesejahteraan masyarakat. Semua upaya yang diambil oleh pemerintah harus terus dilaksanakan dengan konsisten. Kesiapan laju inflasa yang aman memang menjadi tanggung jawab bersama. Semua pihak perlu bekerja konsisten agar kebutuhan pokok tetap terjangkau dan stabil.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan