TPS SL Tobing di Tasikmalaya kembali menjadi titik rawan lagi, DLH mengangkut 12 ton sampah saat hari libur

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Sumber Penyimpanan Tempat (TPS) di Jalan SL Tobing kembali menjadi pusat penumpukan sampah yang berbahaya. Meski jatuh pada hari libur Tahun Baru Islam Selasa (16/6/2026), tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tasikmalaya tetap aktif mengolah sampah hingga penuh. Phenomenon ini terlihat sejak Sabtu (13/6/2026) dengan penumpukan di lokasi strategis tersebut.

Penanganan dilakukan dengan cepat tanpa menunda meski hari libur. Mulai pukul 09.00 WIB, petugas dikirim bersama kendaraan pengangkut untuk mengosongkan kontainer dan memindahkan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ciangir. Feri Arif Maulana, Kepala Bidang Persampahan DLH, menyatakan bahwa seluruh sampah di TPS SL Tobing berhasil ditangani dalam satu hari.

Data menunjukkan empat ritase truk beroperasi dengan total sampah 12 ton. Fokus dilakukan di satu lokasi karena TPS lainnya tetap aman. Penumpukan hanya terjadi di TPS SL Tobing karena lokasinya di jalur utama, memicu keinginan masyarakat membuang sampah di sana. Depo Dadaha masih memiliki dua kontainer yang akan dibersakkan besok.

Feri menilai volume sampah secara umum tetap normal. Isu utama terletak pada TPS SL Tobing yang menjadi magnet sampah karena keterbatasan akses penimbangan. Komitmen tim DLH untuk menjaga kebersihan tetap ketat tanpa mengantisipasi libur. Hal ini menunjukkan ketentuan untuk menjaga kebersihan kota tanpa ketergantungan hari libur.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan