DPRD Kota Tasikmalaya Pertanyakan Kerja Samanya Parkir yang Dikelola Swasta Jangan Sampai PAD Merugi

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Kerja samakonvensional dalam pengelolaan parkir dengan pihak swasta yang terus diperburuk memicu perhitungan PAD. Namun, dewan DPRD Tasikmalaya menyoroti kesenjangan antara期待 dan hasil konkret. Keberhasilan program ini dihampirkan pada peraturan Wali Kota Nomor 17 Tahun 2023 yang memaksudkan kerja sama dengan badan usaha. Namun, kritikus membandingkan, kontribusi Rp600 juta dalam enam bulan masih jauh dari target Rp2,6 miliar tahunan.

Kepler Sianturi menilai efekivitas kerja sama kalah karena jumlah titik parkir berkurang dibanding tahun sebelumnya. Penurunan lokasi parkir mengontrol potensi retribusi optimal. Data menunjukkan, meskipun pendapatan meningkat 20%, target semakin menantang.

Kolaborasi ini mengajak evaluasi mendalam. Fokus perlu beralih dari mekanisme kerja sama hingga strategi peningkatan penyerapan retribusi. Jika tidak beradaptasi, risiko penurunan PAD akan meningkat.

Integrasi teknologi digital dan penguatan regulasi menjadi kunci. Pihak terkait harus memastikan kerja sama tidak menjadi eksperimen tapi solusi konkret. Pendapatan daerah membutuhkan pendekatan yang lebih presisi untuk memenuhi target.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan