Inflasidi Kota Tasikmalaya tetap terkendali, Viman minta TPID tancapkan gas untuk menjaga harga

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Tasikmalaya, Radartasik.id — Penurunan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS semakin mengganggu masyarakat setempat. Namun, pemerintah daerah bersama BI memastikan ekonomi lokal tetap dalam kisaran aman selama inflasi dikendalikan.

Pemerintah Kota Tasikmalaya berkonsultasi dengan BP Indonesia Tasikmalaya di Kamis (11/6/2026). Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan menekankan bahwa gejolak ekonomi global dan pergerakan rupiah harus diatasi secara berkoordinasi. Masyarakat mulai merasa dampaknya pada kebutuhan harian.

Diskusi dengan BI dan bank lokal menunjukkan stabilitas inflasi menjadi kunci. Viman mengungkapkan bahwa meski nilai tukar fluktuasi, inflasi yang terjaga mempengaruhi harga pasokan. Hasilnya, inflasi Tasikmalaya saat ini 2,82%, di bawah batas nasional 2,5% ±1%.

Kondisi ini menegaskan harga pasar stabil dan pasokan kebutuhan warga cukup memadai. Pemkot Tasikmalaya meningkatkan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk memperkuat pengawasan harga. Operasi pasar akan lebih intensif, dari tiga hingga lima kali dalam satu periode.

Program Gerakan Pangan Murah (GPM) juga diperkuat. Pemkot menargetkan menjaga daya beli masyarakat melalui harga stabil. “Warga tidak perlu bergantung pada dolar, tapi harus fokus pada rupiah yang lebih stabil,” tegas Viman.

Kondisi ekonomi lokal tetap aman dari gejolak harga global. Namun, kelemahan ini menjadi pengingat untuk pemerintah daerah terus memantau inflasi.

Langsung, masyarakat perlu lebih sadar akan dampak inflasi terhadap kebutuhan harian. Stabilitas harga bukan hanya soal nilai tukar, tapi manfaat jangka panjang bagiInflasi di Tasikmalaya tetap terkendali di bawah batas nasional. Pemerintah lokal dan Bank Indonesia bekerja sama untuk memastikan harga pasokan tetap stabil meski nilai tukar rupiah fluktuasi. Program intervensi pasar diintensifikasikan untuk menjaga daya beli masyarakat. Gerakan Pangan Murah (GPM) diperkuat dengan operasi pasar yang lebih frekuen.

Data inflasi 2,82% menunjukkan pasokan kebutuhan warga Masuk. Pemkot Tasikmalaya fokus pada pengendalian harga melalui TPID. Keamanan ekonomi lokal dari gejolak harga global terukur dari kestabilan harga pokok.

Stabilitas ini bukan hanya soal nilai tukar, tapi manfaat bagi kesejahteraan warga. Pemerintah harus terus memantau inflasi dengan strategi yang lebih dinamis. Masyarakat juga perlu lebih bersikap proaktif dalam mengelola keuangan sehari-hari.

Hasil ini menjadi peluang untuk pemerintah lokal menunjukkan komitmen dalam mengatasi kekacauan ekonomi. Kelemahan nilai tukar bisa diatasi dengan prioritas pengendalian inflasi.

Stabilitas harga pasokan menjadi kunci untuk menjaga kesejahteraan ekonomi masyarakat. Pemerintah harus tetap berani mengambil langkah konkret untuk menjaga daya beli rakyat.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan