Anggaran Terbatas Tidak Mencurigkan Ambisi Tim Voli Kota Tasikmalaya Mencari Medali di Porprov

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Tasikmalaya, Radartasik.id – Tim bola voli provinsi Jawa Barat berlangsung berpersiapan untuk kehadiran di Porprov Jabar 2026. Mengakui keterbatasan dana, tim berandalkan semangat atlet serta dukungan masyarakat untuk meningkatkan visibilitas Kota Tasikmalaya di ajang olahraga provinsi.

Monitoring tim dilakukan oleh Diky Candra, Wali Kota Tasikmalaya, di GOR Sukapura pada 31 Mei 2026. Kelompok pengurus PBVSI Tasikmalaya juga terlibat dalam pengawasan dan perencanaan latihan.

Ketua PBVSI, H Oman Rohman, menyatakan bahwa persiapan tim putra dan putri dilakukan secara intensif. Atlet menjalani latihan hingga enam kali dalam satu minggu, hanya Senin sebagai hari libur. Target utama adalah meraih medali untuk kota.

Tim putra telah terdaftar dan sedang dikuasai agar dapat bersaing bersama tim putri. Namun, aspek pendanaan menjadi tantangan utama. Biaya satu tim diperkirakan mencapai Rp150 juta, sementara keterlibatan kedua tim bisa memakan anggaran hingga Rp300 juta.

PBVSI dan pemerintah daerah terus mencari dukungan dari sponsor atau masyarakat. Oman mengungkapkan harapan untuk mendapatkan bantuan dari pengusaha atau donatur di Tasikmalaya.

Plh Wali Kota Tasikmalaya mengakui prestasi tim putri sebagai catatan sejarah. Prestasi ini dihasilkan dari latar belakang atlet asli Tasikmalaya yang dilatih secara konsisten.

Untuk mendukung tim, masyarakat bisa berpartisipasi melalui donasi atau sponsorship. Oman menekankan bahwa ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga membangun nama kota di tingkat provinsi.

Di tengah tantangan anggaran, semangat tim menjadi simbol ketekunan. Persiapan intensif menunjukkan komitmen untuk memberikan keberhasilan di ajang besar.

Banyak kota lain yang juga berhadapan dengan keterbatasan dana dalam olahraga. Contohnya, kota X yang berhasil meningkatkan dukungan masyarakat melalui program komunitas, sehingga dapat mengeluarkan medali di kompetisi nasional.

Infografis visualisasi anggaran pengeluaran tim dapat membantu pemahaman publik. Contohnya, distribusi biaya antara pembiayaan mandiri dan dukungan pemerintah.

Kelancaran tim Tasikmalaya menunjukkan bahwa dengan semangat dan kolaborasi, target besar bisa dicapai meski kondisi tidak ideal. Ini menjadi inspirasi bagi kota lain yang menghadapi tantangan serupa.

Semangat para atlet Tasikmalaya adalah bukti bahwa keterbatasan anggaran tidak menentukan kemenangan. Dukungan masyarakat dan persiapan konsisten menjadi kunci untuk meraih prestasi di Porprov Jabar 2026.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan