Bagan Telegram diTasikmalaya Melaksanakan Pencurian dengan 5 Pelaku yang Menargetkan Korban, Selanjutnya Melakukan Penyerangan M-banking

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

AplikasiTelegram kembali menjadi alat dalamriminalitas jalanan. Lima orang ditangkap setelah menipu korban lewat janji pertemuan, lalu melakukan kerusakan dan menguji saldo rekening melalui teknologi digital.

Pemimpin Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andi Purwanto mengungkapkan, tindakan ini terjadi di Jalan Taman Harapan, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Rabu (20/5/2026).

Pemercanaan dimulai dengan kontak via Telegram. Dua orang memaksa korban bertemu di lokasi tertentu. Ketika korban terpesan, dua teroris langsung menyerang tanpa sengaja.

Setelah korban tidak merespons, perangkatnya diambil. Tubuh korban mengalami luka di wajah dan kepala.

Lima teroris, masing-masing dengan inisial MSI, AF, MLG, MSN, dan RFR, berasal dari wilayah Gunungtanjung, Manonjaya, dan Cibeureum.

Penipu mencoba membobol aplikasi pembayaran digital menggunakan tanggal lahir korban. Uang yang telah dimanfaatkan membeli perangkat elektronik.

Akun corban juga menjadi target. Polisi mencatat halam-palam teroris mencoba mengakses rekening dengan metode canggih.

Barang bukti tergakap, termasuk peralatan penunjang dan~-sengaja korban.

Tindakan penganiayaan ini menegaskan bahwa kehadiran penipu digital masih mencit, meminta warga untuk tetap memperhatikan aktivitas di lingkungan digital.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan