Bupati Herdiat Minta Kafe Gunakan Kopi Lokal Ciamis Tembus yang Produksi 840 Ton

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pemerintah Kab Ciamis mengajukan inisiatif untuk mendorong pedagang makanan dan minuman mengprioritaskan kopi lokal di tergiatnya usaha kafe. Tindakan ini bertujuan meningkatkan promosi serta nilai ekonomis produk kopi terang. Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menyampaikan pesan ini saat menyelami pembukaan awal 23 Caffe & Resto di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 254, Kelurahan Sindangrasa.

Herdiat mengakui berkembangnya bisnis cafe di Ciamis. Namun, ia mengingatkan para pemilik usaha tetap fokus pada produk daerah, terutama kopi asli. “Sekarang banyak lokasi cafe di luar sana. Tapi jangan pernah lupa mengajukan kopi yang berasal dari Ciamis,” kata ia.

Kab Ciamis dikenal sebagai daerah penghasil kopi yang potensial di Jawa Barat, dengan produksi mencapai 840 ton setiap musim panen. Faktor geografisnya yang mencakup dataran rendah hingga pegunungan mendukung pertumbuhan kopi robusta dan arabika dengan kualitas terbaik. Herdiat berharap 23 Caffe & Resto bisa menjadi sarana memperkenalkan potensi kopi lokal ini.

Beberapa hasil panen kopi Ciamis kini dikemas di luar wilayah dan kembali dijual dengan identitas daerah lain. Hal ini mengurangi nilai tambah yang bisa dikontribusi oleh masyarakat lokal. “Puluhan ton kopi kita dipasarkan ke luar, lalu kembali dengan kemasan yang tidak sebenarnya asal kami,” ujarnya.

Dengan adanya 23 Caffe & Resto, Herdiat berharap bisa memperluas pasar kopi Ciamis. “Kami memiliki dua varietas kopi yang baik. Harus ada usaha seperti ini yang bisa mendukung ekonomi kreatif dan pengembangan daerah,” katanya.

Kondisi geografis yang mendukung pertumbuhan kopi Ciamis tetap menjadi keunggulan utama. Harus diutamakan agar produk lokal ini bisa bersaing di pasar nasional dan internasional. Pengembangan infrastruktur kafe seperti 23 Caffe & Resto diharapkan bisa menjadi model untuk daerah lain yang memiliki potensi kopi.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan