Sudah Sering Lapu, Warga Nagrog Cipatujah Tasikmalaya Bongkar Jembatan Gantung

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Tasikmalaya, Radartasik.id – Residents di Desa Nagrog, Kecamatan Cipatujah, Tasikmalaya, mulai membongkar jembatan yang berfungsi sebagai jalur utama. Penyusunan ini dilakukan karena ketimpangan kondisi struktur yang dianggap berisiko bagi keamanan.

Laksan ini dijalankan dengan kerja sama warga, pemuda lokal, dan tokoh lingkungan. Banyak masyarakat merasa ketakutan bahwa jembatan bisa retak karena plecuknya papan dan rangka yang sudah terlalu usang.

Beberapa bagian jembatan terlihat lepas, meski masih digunakan sehari-hari untuk aktivitas seperti perjalanan dan pertanian. Citra jembatan yang terlihat tidak stabil membuat warga khawatir terjadi kecelakaan.

Ketua Karang Taruna, Muharom, menjelaskan keputusan ini bertujuan mencegah ancaman. “Prioritas utama adalah keselamatan warga, bukan persahabatan jembatan yang rusak,” kata dia saat ditanyakan pada Rabu (20/5/2026).

Process pembongkaran dilakukan secara mandiri dengan tenaga swadaya. Bahagian jembatan yang masih terbaik ditahan sementara sambil menunggu rencana pembangunan baru.

Muharom menjelaskan, masyarakat akan membangun kembali jembatan dengan modal sendiri. Namun, pelaksanaan tergantung pada kelengkapan dana dan bantuan material dari pihak terkait.

Lokasi jembatan baru direncanakan digeser 20 meter ke arah hulu untuk keamanan. “Nantinya akan lebih aman karena posisi lebih rendah dibanding air banjir,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat berharap bantuan pemerintah untuk mempercepat pembangunan. Akses yang dipertahankan sangat penting untuk kebutuhan harian di Desa Nagrog.

Kepala Dusun Tanjungsari, Yaya Sopandi, menekankan bahwa semangat warga tetap kuat meski prosesnya tergantung pada keterbatasan alat dan sumber daya.

Pembongkaran dilakukan tanpa alat berat. Warga bersaudara membongkar bagian jembatan yang terang berbahaya secara manual.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan