Biaya Pengobatan Korban Air Keras di Manonjaya Tasikmalaya Capai Rp30 Juta

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Lukakelelapan terjadi akibat penyiraman cairan berbahaya, tetapi beban biaya pengobatan yang dihadapi korban semakin berat. Empat korban di Konveksi Qeela Sport Manonjaya wajib meminang keperawatan intensif selama tujuh hari, dari Senin hingga Jumat, karena luka yang sangat parah.

Penyiraman dilakukan oleh kurir ekspedisi dengan inisial D (29), yang menggunakan cairan kimia nitrit acid (HNO3). Korban tersebut adalah Abdul Kholik, Wina Agustina, Danda, dan Rizki. Seluruh biaya perawatan, sebesar Rp30 juta, harus dibayar secara mandiri oleh mereka karena dikategorikan pasien umum.

Biaya perawatannya detail seperti berikut: Danda Rp6,1 juta, Abdul Kholik Rp7,1 juta, Wina Agustina Rp5,9 juta, dan Rizki Rp6,6 juta. Meskipun sudah pulang rumah sakit, perawatan lanjutan melalui rawat jalan tetap dilakukan. Dua korban, Danda dan Rizki, mengalami gangguan mata tapi mulai sembuh setelah dirawat oleh spesialis mata.

Proses hukum terhadap pelaku pelaksanaan aksi ini terus berlangsung. Kasekrim Polres Tasikmalaya telah mengirim berkas perkara ke kejaksaan.

Pemulihan korban menjadi tantangan karena tidak hanya fisik tetapi juga kesulitan finansial. Meskipun luka mulai sembuh, kekhawatiran akan dampak jangka panjang masih ada.

Kita perlu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman sengaja dengan cairan kimia. Perlindungan lebih ketat dan dukungan sosial bagi korban bisa menjadi solusi. Masing-masing bisa menjadi penanda pengakuan terhadap keamanan umum.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan