Irigasi Ciramajaya di Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, dengan Banyak Sawah Beralih Fungsi

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Tasikmalaya, Radartasik.ID – Sistem irigasi Ciramajaya di Kecamatan Tanjungjaya, Kab. Tasikmalaya, masih tidak beroperasi selama bertahun-tahun, sehingga lahan sawah berubah menjadi kebun kelapa, kopi, atau tanaman lainnya yang tidak memerlukan banyak air.

Lahan yang dulu digunakan untuk padi kini tidak lagi menjadi sumber penghasilan utama karena kekurangan air. Masalah ini telah menjadi perhatian masyarakat dan terkadang hingga ditandingi oleh pihak terkait. Pasalnya, air yang seharusnya menjadi sumber utama untuk pertanian tidak lagi mengalir ke ribuan hektar lahan di daerah tersebut.

Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kab. Tasikmalaya, Tatang Wahyudin, menjelaskan bahwa irigasi yang rusak berlanjut berdampak pada perubahan pola tanam masyarakat. “Kondisi irigasi Ciramajaya memang sudah lama mengalami masalah, sehingga lahan yang bukan lagi sawah tetap diadministrasi sebagai Lahan Baku Sawah (LBS),” kata Tatang.

Petani Oos Basor mengungkapkan, kondisi ini sudah berlangsung lebih dari 17 tahun. “Kami susah menggarap lahan karena air tidak ada. Banyak sawah terbengkalai karena tidak dapat ditanam tanpa dukungan irigasi,” ujarnya. sebagian petani masih bergantung pada hujan, tetapi hasil panen jauh dari ideal. Lahan lain dibiarkan kosong karena tidak bisa dikira tanpa air.

Sosok masyarakat berharap rencana perbaikan irigasi ini bisa menjadi solusi nyata, bukan hanya wacana. Namun, hingga kini, manfaat yang dimanfaatkan belum terasa jelas.

Lahirnya perubahan dalam pola pertanian menunjukkan dampak signifikan dari kerusakan infrastruktur. Lahan sawah yang dulu produktif kini menjadi ruang kosong atau digunakan untuk tanaman lain.

Pemerintah dan masyarakat harus kerja sama untuk memperbaiki sistem irigasi. Tanpa air yang mengalir, potensi pertanian dalam daerah ini akan terus terbengkalai. Solusi mendalam membutuhkan langkah konkret untuk memulihkan aliran air dan mendukung petani dalam mengembangkan lahan mereka.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan