Peningkatan kualitas pendidikan di pesantren Tasikmalaya dikuasai dengan dukungan nyata.
Pesantren Amanah Muhammadiyah mendapatkan dana dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) melalui LazisMu dalam program kemaslahatan. Penerimaan ini terjadi di Aula Pesantren Amanah, Jalan Sambong Jaya, Mangkubumi. Bantuan tersebut mencakup laboratorium komputer, perangkat multimedia, serta perpustakaan digital.
“LazisMu menyembahkan sarana untuk meningkatkan sistem belajar,” ujar KH Arip Somantri, mudir pesantren. Ia menilai fasilitas digital akan mengubah cara pelajar belajar. “Laboratorium komputer bisa dikaitkan dengan perpustakaan digital tanpa harus membutuhkan ruang besar. Ini bukan sekadar fasilitas, tapi cara belajar yang lebih efisien,” tambahkannya.
Sistem perpustakaan digital memungkinkan tamu maupun santri mengakses materi belajar dengan membaca kode batik di titik tertentu di lingkungan pesantren. Inovasi ini diharapkan modernisasi layanan pendidikan.
Dadang Syaripudin, Wakil Ketua PW Muhammadiyah Jawa Barat, menekankan bahwa dana ini adalah penyaluran kedua setelah sebelumnya diberikan kepada Pesantren Al-Furqon. “Fasilitas harus dioptimalkan untuk maksimal manfaat di berbagai kegiatan pesantren,” ujarnya.
Sekretaris LazisMu PP Muhammadiyah, Gunawan Hidayat, menjelaskan proses pengajuan yang kompetitif. “Soleh pengajuan harus memenuhi kriteria ketat. Semakin sering digunakan, semakin baik. Yang penting dipraktikkan secara maksimal,” tetapkan ia.
Fasilitas digital diharapkan bukan hanya untuk pesantren, tetapi juga dapat diakses masyarakat. Namun, ini membutuhkan jaringan internet yang memadai. Gunawan menekankan pentingnya pemanfaatan sarana dalam kegiatan persyarikatan, seperti kajian keagamaan.
Dana ini mencerminkan bahwa dukungan umat tidak hanya berupa dana, tetapi juga menghasilkan efektif bagi pengembangan pendidikan. Inovasi digital ini menjadi peluang bagi pesantren untuk mengejar kesuksesan akademik dan spiritual.
Layanan pesantren diharapkan semakin maju dengan fasilitas baru. KH Arip Somantri berharap fasilitas digital ini menjadi lompatan bagi pelajar untuk mengakses sumber belajar. “Kami tidak hanya mengetahui teknologi, tapi juga mengetahui bagaimana memanfaatkannya untuk pembelajaran,” katanya.
Penerimaan ini menjadi bukti bahwa dana umat bisa berbuah. Investasi dalam pendidikan digital bukan hanya simbol, tapi langkah konkret untuk meningkatkan kualitas layanan pesantren. Semakin cepat penyesuaian dengan era digital, semakin besar peluang bagi pesantren untuk berkembang dengan sistem yang modern dan terorganisasi.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.