Pemkab Tasikmalaya Resmi Menyahkan Pinjaman Rp 230 Miliar ke PT SMI, Kontrak Pengadaan Dimulai Pekan Depan

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin bersama Direktur Pembiayaan Strategis PT SMI menandatangani perjanjian pinjaman daerah sebesar Rp 230,25 miliar. Dokumen ini memiliki tujuan membangun dan menjaga 32 jalan di seluruh Tasikmalaya, yang meliputi 70 kilometer. Proses ini dilakukan di Pendopo Baru Setda pada Kamis 30 April 2026.

Deden Ramdhan Nugraha, ketua Dinas Pekerjaan Umum, menjelaskan bahwa pernyataan akad juga dilaksanakan dengan hadirnya pewakilan bjb sebagai pengelola KUD. “Setelah ikutnya, pemerintah Tasikmalaya bisa mulai langsung mengembangkan konstruksi untuk 32 jalan tersebut”, kata Deden.

Mechanisme pengadaan bahan dan jasa untuk proyek ini menggunakan skema mini kompetisi sesuai aturan Perpres. Lelang dibuka untuk pihak ketiga meski saat ini pendominasi perusahaan dari Tasikmalaya masih tinggi. Deden menegaskan, perjanjian ini menjadi tahap awal dari pinjaman daerah yang disetujui pemerintah pusat untuk mendukung Program Jalan Kasep.

Program ini bertujuan untuk mendorong konstruksi ulang 32 jalan di seluruh kabupaten. Deden mengajak masyarakat untuk ikut waspadanya agar proyek berjalan sesuai harapan. “Kita harap masukan dari semua pihak agar kelaksanaan ini maksimal”, ujarnya.

Setelah penandatanganan akad, pemerintah Tasikmalaya akan melaksanakan proses konstruksi. Proses pengadaan yang berjalan akan memungkinkan pelaksanaan kontrak dalam waktu mendatang.

Investasi dalam infrastruktur jalan ini diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Bupati Tasikmalaya telah menyertakan proyek ini sebagai bagian dari rencana pemerataan transportasi daerah.

Kita perlu tetap memperhatikan pengelolaan dana serta kualitas pembangunan. Proyek seperti ini memerlukan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat.

Dengan proyek ini, Tasikmalaya menunjukkan komitmen untuk mengembangkan jaringan jalan yang aman dan terjangkau. Investasi infrastruktur membuka peluang bagi ekonomi lokal dan ketersediaan layanan publik.

Pertumbuhan jalan keluar dari proses ini tidak hanya mempersatukan area, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup. Kita diharapkan bisa menjadi wawasan yang bisa dibenarkan.

Bangun jaringan jalan yang solid, mulai dari kolaborasi yang benar. Semua pihak masukannya penting untuk hasil yang maksimal.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan